Sambil menangis histeris, dr Ghada ikut berlari menyusul sang putri dari belakang. Ia tampak tak kuasa menahan tangis melihat sang putri turut menjadi korban kekejian Israel.
Seperti diketahui, dilansir dari laman Albawaba, saat ini, pembangkit listrik utama RS Indonesia di Gaza resmi kehabisan bahan bakar. Selain itu, sebagian besar rumah sakit sudah tidak berfungsi sama sekali.
Lebih lanjut, Direktur Jenderal Rumah Sakit di Gaza menyampaikan bahwa 70% layanan rumah sakit di Indonesia berisiko terhenti akibat matinya genset akibat kekurangan bahan bakar.
Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah melonjak menjadi 8.796 warga Palestina sejak dimulainya agresi Israel di Gaza pada 7 Oktober.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.