Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Dokter RS Palestina Dapat Kejutan Tak Terpikirkan: Lihat Anaknya Masuk IGD karena Bom Israel

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Sabtu, 04 November 2023 |19:05 WIB
Viral Dokter RS Palestina Dapat Kejutan Tak Terpikirkan: Lihat Anaknya Masuk IGD karena Bom Israel
Viral Dokter di Gaza. (Foto: X)
A
A
A

SERANGAN bertubi-tubi yang dilakukan Israel terhadap Palestina terus menambah panjang daftar warga sipil yang menjadi korban perang tersebut. Bukan hanya orang dewasa, tidak sedikit momen-momen memilukan ketika orang tua menemukan anak-anak mereka turut menjadi korban.

Tidak terkecuali seperti yang dialami oleh Dr Ghada Abu Eida. Dokter perempuan di Gaza ini histeris ketika menemukan anaknya turut menjadi korban.

Viral Dokter

Detik-detik memilukan itu terekam dalam sebuah video yang belakangan ini viral di jagat maya dan pemberitaan dunia. Salah satunya diposting oleh akun instagram @middleeastmonitor.

Dokter Ghada yang merupakan salah satu dokter Palestina ini sebelumnya tampak sibuk mengurus para korban akibat serangan Israel dan sedang bertugas di UGD Rumah Sakit Indonesia.

Dalam video tersebut, dia nampak tengah bersiaga di luar pintu masuk IGD ketika tidak lama kemudian ada segerombolan tim medis yang nampak berlari membawa tandu. Dalam tandu tersebut, terdapat seorang anak perempuan yang terluka dan memerlukan pertolongan.

Dokter Ghada yang tengah berjaga sekilas melihat ke arah tandu tersebut, sebelum akhirnya sadar. Dia pun lantas terkejut dan berteriak histeris. Pasalnya, anak perempuan di tandu tersebut merupakan putrinya sendiri.

Sambil menangis histeris, dr Ghada ikut berlari menyusul sang putri dari belakang. Ia tampak tak kuasa menahan tangis melihat sang putri turut menjadi korban kekejian Israel.

Seperti diketahui, dilansir dari laman Albawaba, saat ini, pembangkit listrik utama RS Indonesia di Gaza resmi kehabisan bahan bakar. Selain itu, sebagian besar rumah sakit sudah tidak berfungsi sama sekali.

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Rumah Sakit di Gaza menyampaikan bahwa 70% layanan rumah sakit di Indonesia berisiko terhenti akibat matinya genset akibat kekurangan bahan bakar.

Kementerian Kesehatan Gaza mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah melonjak menjadi 8.796 warga Palestina sejak dimulainya agresi Israel di Gaza pada 7 Oktober.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement