Wahyu juga menyarankan untuk membiarkan anak-anak mengeksplorasi desainnya dan tidak selalu mengarahkan mereka untuk mengikuti kelas dan menjadi seniman.
Selain itu, dunia teknologi yang berkembang saat ini juga menjadi peluang bagi para orang tua untuk menghadirkan karya seni melalui media digital. “Karena saling melengkapi dan keluarannya berbeda, maka sebaiknya menggunakan cara manual, tradisional, dan digital,” kata Wahyu.
Melalui festival menggambar, Wahyu mengapresiasi keberanian peserta SD dalam menuangkan ide cerita melalui gambar dan berani memadukan warna. Ia pun bangga karena banyak anak Indonesia yang bisa mengekspresikan kreativitas dan visualisasinya yang indah, mulai dari mewarnai hingga berimajinasi, yang menurutnya mandul.
“Festival Menggambar Nasional 2023 dapat mendorong kreativitas dan menjadi wadah imajinasi anak-anak. Dapat menginspirasi anak-anak untuk mempelajari hal-hal baru atau berpikir out of the box,” kata Wahyu.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.