Kepala Pusat Keselamatan Penerbangan di Embry-Riddle Aeronautical University, Robert Sumwalt menekankan bahwa tidak mungkin mencegah atau memprediksi semua turbulensi.
“Selalu ada kemungkinan terjadinya situasi buruk yang tidak terduga. Umumnya hal itu tidak akan menyakiti Anda dan tidak akan membuat sayap pesawat terlepas," ujar Sumwalt dikutip dari New York Times.

Meski tidak berbahaya, turbulensi bisa menyebabkan risiko, seperti terpental apabila tidak memakai sabuk pengaman, kepala terbentur, apabila bagasi di atas kepala tidak tertutup barang-barang yang ada di dalamnya bisa terjatuh dan melukai penumpang, dan barang yang di atas meja lipat dibuat berhamburan.
(Rizka Diputra)