KASUS baru cacar monyet alias monkeypox yang muncul di Jakarta baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kalangan masyarakat.
Meski merupakan kasus ketiga, namun pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan RI menyebut, hal ini tidak menutup kemungkinan akan adanya kasus baru.
Alhasil, masyarakat diimbau agar tidak panik namun tetap perlu waspada. Terkait hal ini, pihak Dinkes DKI Jakarta lantas memberikan sejumlah tips agar tercegah dari penularan dan kematian akibat penyakit monkeypox.
“Masyarakat jangan panik, akan tetapi perlu waspada. Lakukan beberapa cara mencegah sakit dan mencegah kematian,” ujar Kepala Seksi dan Surveilans Dinkes DKI, dr Ngabila Salama saat dihubungi MNC Portal, Jumat, (20/10/2023).
Berikut beberapa tips dari Dinkes DKI Jakarta untuk masyarakat agar terhindari dari penularan cacar monyet.

1. Menjaga kebersihan diri dengan rajin memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun terutama jika sedang sakit dan bertemu orang sakit.
2. Hindari kontak fisik dengan orang yang sedang sakit demam, bergejala kemerahan/jerawat/ luka/lenting isi air di kulitnya.
3. Berhubungan seksual yang aman, bersih, sehat dengan menggunakan kondom. Jangan berhubungan seksual jika pasangan sakit apalagi ada luka pada area kemaluan atau sedang mengalami infeksi menular seksual lainnya.
4. Hindari kontak wajah dengan wajah, mulut, kulit, dan barang sehari-hari yang dipakai penderita (alat mandi, alat tidur, dan lain-lain).
5. Vaksinasi monkeypox sudah ada di Indonesia dengan jumlah terbatas dan diperuntukkan untuk kelompok berisiko tinggi.
Lalu, bagaimana cara menghindari komplikasi kematian akibat tertular cacar monyet?
Menurut dr Ngabila, salah satu cara yang harus dilakukan yakni dengan melakukan deteksi dini. Misalnya, dengan segera periksa ke puskesmas atau rumah sakit saat menemukan gejala seperti demam, lenting isi air pada kulit, benjolan di ketiak, leher, dan selangkangan.
“Hindari komplikasi dan kematian dengan deteksi dini. Jika menemukan gejala monkeypox seperti demam, lenting isi air/luka pada kulit apalagi disertai gejala khas monkeypox yaitu ada benjolan/pembesaran kelenjar getah bening di ketiak / leher / selangkangan / lipat paha, segera datang ke fasilitas kesehatan semua puskesmas dan RS untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,” tuturnya.
“Untuk kontak erat dari kasus positif juga dilakukan pemeriksaan lab segera untuk deteksi dan pengobatan dini,” katanya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.