Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9 Tips Menurunkan Resiko Keguguran pada Ibu Hamil

Kiki Oktaliani , Jurnalis-Rabu, 18 Oktober 2023 |02:00 WIB
9 Tips Menurunkan Resiko Keguguran pada Ibu Hamil
Tips mengurangi risiko keguguran. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

KEGUGURAN merupakan hal paling menakutkan bagi setiap ibu hamil. Seperti diketahui, keguguran adalah hilangnya kehamilan secara tiba-tiba sebelum minggu ke-20.

Uniknya, sekitar 10 hingga 20 persen kehamilan berakhir dengan keguguran. Hal ini terjadi karena keguguran terjadi lebih awal sebelum seseorang menyadari bahwa dirinya tengah hamil.

Kebanyakan keguguran berada di luar kendali dan terjadi karena janin berhenti tumbuh. Meskipun tidak selalu dapat dihindari sepenuhnya, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi risiko keguguran dan menjaga kesehatan Anda serta janin selama kehamilan.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan dikutip dari berbagai sumber, Rabu (17/10/2023).

1. Dapatkan perawatan prenatal secara teratur saat hamil dan segera setelah melahirkan.

2. Minum multivitamin setiap hari.

3. Batasi kafein, Banyak ahli merekomendasikan konsumsi tidak lebih dari 200 miligram per hari saat hamil. Efek kafein belum jelas bagi bayi Anda yang belum lahir dan jumlah yang lebih tinggi mungkin menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.

4. Tidak merokok selama kehamilan

5. Tidak minum alkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang selama kehamilan

Tips menurunkan risiko keguguran

6. Makan makanan yang sehat dan seimbang dengan setidaknya 5 porsi buah dan sayuran sehari

7. Melakukan upaya untuk menghindari infeksi tertentu selama kehamilan, seperti rubella

8. Menghindari makanan tertentu selama kehamilan, yang dapat membuat Anda sakit atau membahayakan bayi Anda

9.Menjaga berat badan yang sehat sebelum hamil

Berat badan

Obesitas meningkatkan risiko keguguran. Cara terbaik untuk melindungi kesehatan Anda dan bayi adalah dengan menurunkan berat badan sebelum hamil.

Dengan mencapai berat badan yang sehat, Anda mengurangi risiko yang berhubungan dengan obesitas pada kehamilan. Lakukan konsultasi dengan dokter Anda tentang bagaimana cara menurunkan berat badan.

Sampai saat ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa menurunkan berat badan saat hamil dapat menurunkan risiko keguguran, namun mengonsumsi makanan sehat dan melakukan aktivitas seperti jalan kaki dan berenang sebaiknya dilakukan selama kehamilan.

Mengobati penyebab yang teridentifikasi

Terkadang penyebab keguguran bisa diketahui. Dalam kasus ini, pengobatan mungkin dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya keguguran lagi.

Sindrom antifosfolipid, Sindrom antifosfolipid (APS), juga dikenal sebagai sindrom Hughes, adalah suatu kondisi yang menyebabkan pembekuan darah. Hal ini dapat diobati dengan obat-obatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa kombinasi aspirin dan heparin (obat yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah) dapat meningkatkan hasil kehamilan pada wanita dengan kondisi tersebut.

Leher rahim melemah, Leher rahim yang melemah, juga dikenal sebagai inkompetensi serviks, dapat diobati dengan operasi untuk memasang jahitan kecil dengan benang kuat di sekitar leher rahim agar tetap tertutup. Hal ini biasanya dilakukan setelah 12 minggu pertama kehamilan Anda.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement