Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Makanan dan Minuman yang Dapat Pengaruhi Pengobatan, Hati-Hati Sebelum Mengonsumsinya

Kiki Oktaliani , Jurnalis-Kamis, 12 Oktober 2023 |11:29 WIB
5 Makanan dan Minuman yang Dapat Pengaruhi Pengobatan, Hati-Hati Sebelum Mengonsumsinya
Makanan dan minuman yang memengaruhi pengobatan. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PERNAHKAH Anda mengetahui bahwa obat tidak dapat bekerja dengan baik ketika dikonsumsi bersamaan dengan beberapa makanan atau minuman tertentu?

Namun, seringkali seseorang lupa atau tidak tahu bahwa makanan dan minuman yang kita konsumsi dapat mempengaruhi efektivitas pengobatan yang dijalani. Oleh karena itu, Anda mungkin perlu bertanya kepada dokter atau apoteker untuk mengetahui makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama mengonsumsi obat tersebut.

Berikut ini adalah makanan dan minuman yang dapat memengaruhi pengobatan, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (12/10/2023).

1. Kopi

Kopi dapat melemahkan obat antipsikotik seperti litium dan clozapine, tetapi meningkatkan efek samping obat lain. Obat-obatan tersebut termasuk aspirin, epinefrin (digunakan untuk mengobati reaksi alergi yang serius), dan albuterol (digunakan melalui inhaler untuk masalah pernapasan).

Makanan dan minuman yang mengganggu pengobatan

Hal ini juga dapat mempersulit tubuh Anda untuk menyerap dan menggunakan zat besi.

2. Anggur

Anggur mengubah cara dari sel-sel tertentu di usus Anda dalam penyerapan dan memindahkan obat ke seluruh tubuh. Hal ini dapat membuat beberapa obat, seperti fexofenadine (Allegra) untuk alergi, menjadi kurang efektif dan membuat obat lain menjadi terlalu kuat, termasuk obat yang menurunkan kolesterol seperti atorvastatin (Lipitor).

3. Susu

Produk susu dapat mempersulit tubuh Anda dalam memproses antibiotik tertentu. Mineral dalam susu seperti kalsium dan magnesium adalah salah satu penyebabnya, bersama dengan protein kasein.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement