BACA JUGA:
Yuswohady menjelaskan bahwa ICS kali ini mengambil topik 'Coffee, Art, Culture' untuk mengangkat kekayaan tradisi dan budaya kopi di berbagai daerah di Nusantara sebagai “harta karun” yang tak dimiliki oleh negara manapun di dunia.
“Topiknya kita ambil coffee, art and culture. Kenapa? Bukan tanpa alasan ya. Kita pikirkan dengan sangat serius, jadi di dunia itu ada 3, konferensi kopi terbesar di dunia yang menjadi acuan, yang pertama adalah Swiss Coffee Dinner, Asia International Coffee Conference (Vietnam), dan Sintercafe (Costa Rica),” katanya.
(Salman Mardira)