Berdasarkan sejarahnya, barcode pertama kali diciptakan oleh Bernard Silver dan Norman Woodland pada tahun 1948. Keduanya sukses menemukan cara untuk mengubah informasi yang berupa teks menjadi garis-garis dan spasi yang dapat dibaca oleh mesin.
Dulunya, barcode hanya digunakan untuk mengidentifikasi produk-produk di toko-toko kelontong, tetapi seiring dengan kemajuan teknologi, barcode pun mulai digunakan untuk mengidentifikasi produk-produk di berbagai bidang. Bahkan saat ini, terdapat beberapa jenis barcode yang dapat digunakan.

Namun, barcode dalam bahasa gaul ini sama sekali tidak berhubungan dengan sistem identifikasi unik. Barcode adalah istilah self-harm atau menyakiti diri sendiri, dengan cara menyayat-nyayat tangan pada bagian urat nadi. Dan ini merupakan bagian dari gangguan kesehatan mental.
Kenapa istilah ini dikenal sebagai barcode? Sayatan-sayatan pada tangan ini biasanya dilakukan berulang kali, sehingga membentuk garis-garis seperti barcode. Sehingga, arti kata barcode dalam bahasa gaul adalah self-harm yang harus kalian hindari.
Bahkan, di TikTok, Anda sudah tidak bisa lagi mendapati konten tentang barcode self-harm ini. Saat kalain mengetik barcode di pencarian TikTok, TikTok akan otomatis menyambungkan kalian ke laman call center Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 119, beserta tulisan “you’re not alone” atau kamu tidak sendiri.
Juga ada pilihan view resources, yang saat kalian klik pilihan tersebut akan ada tips dan dukungan untuk menghadapi mental illness atau penyakit mental. Seperti misalnya talk to someone you trust atau bicara dengan seseorang yang kamu percaya.
Kemudian, take time out atau meluangkan waktu untuk relaksasi tubuh dan pikiran, explore activities that make you happy atau mengeksplorasi kegiatan yang membuatmu senang, connect with the world around you atau berhubungan dengan orang-orang di sekitar, bahkan orang baru, dan reflect on what’s important to you atau merefleksikan dirimu.
Demikianlah informasi dan penjelasan mengenai arti kata barcode dalam bahasa gaul, jangan sampai kamu ikut-ikutan tren yang merugikan dirimu ya readers, yakinlah bahwa dirimu berharga.
(Endang Oktaviyanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.