“Jadi saya dan suami saya Bheben, bangun Damakara itu pada 2019, terinspirasi dari Iris Grace, anak berkebutuhan khusus yang mengekspresikan diri lewat painting dan hasil lukisannya dinilai bagus oleh kurator, terispirasi dari hal tersebut kita pun bekerja sama membuat produk berkolaborasi dengan anak berkebutuhan khusus," ungkap Dhini.
Kemudian pada 2020, lanjutnya, usaha yang baru didirikan ini cukup tersendat, karena pandemi. "Akhirnya kami coba untuk go digital lewat Shopee, dan alhamdulillah sampai sekarang masih eksis dan berkembang terus,” tuturnya.
Sebagai pegiat UMKM, Dhini merasa kalau Damakara harus semakin berkembang, untuk bisa terus membantu anak-anak berkebutuhan khusus. “Damakara, itu kan social business, awalnya nggak jualan di marketplace, tapi kita mulai mikir, walaupun ini social business, Damakara harus tetap bisa besar,” ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, lanjutnya, customer minta transaksi lewat Shopee karena mudah. Akhirnya ia mempelajari cara menjual di Shopee seperti apa dan setelah itu pihaknya merasakan bisnis jauh lebih growing, sampai 770 persen kenaikan omzetnya.
Dhini pun mengakui bahwa setelah terjun ke dunia ecommerce, pangsa pasar produk Damakara meluas mencakup seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Jenama yang didirikan oleh Dhini Prihastiti dan Bheben Oscar ini bahkan terjual ke Malaysia, Singapura, hingga Taiwan.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.