Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Panas di Ibu Kota Masuki Puncaknya, Ancaman Kesehatan Ini Intai Kesehatan Anak

Syifa Fauziah , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2023 |21:00 WIB
Cuaca Panas di Ibu Kota Masuki Puncaknya, Ancaman Kesehatan Ini Intai Kesehatan Anak
Waspada ancaman dehidrasi pada anak. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

CUACA panas di Jakarta bakal memasuki puncaknya pada Senin (9/10/2023). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan cuaca panas akan menerjang dengan suhu berkisar 35-39 derajat Celcius.

Dokter sekaligus Epidemiolog dan Peneliti Indonesia dari Universitas Griffith Australia, dr Dicky Budiman menjelaskan potensi panas yang melanda Jakarta ini ada dampak yang perlu diketahui untuk dimitigasi. Sebab kondisi tersebut berisiko salah satunya bagi anak-anak.

“Anak-anak ini umumnya sangat sensitif terhadap adanya suhu panas yang ekstrem akibat kondisi fisiologis mereka dibanding umumnya manusia dewasa muda,” ujar dr Dicky saat dihubungi MNC Portal pada Senin (9/10/2023).

Salah satu dampak yang bisa dialami anak-anak saat terjadinya cuaca dan gelombang panas ini adalah dehidrasi.

“Karena anak ini lebih rawan mengalami dehidrasi dibanding orang dewasa karena mereka punya metabolik rate yang lebih tinggi,” tuturnya.

Cuaca panas

Selain itu, kelompok anak-anak biasanya lebih rendah kapasitasnya untuk meregulasi suhu tubuh mereka.

“Selama mengalami dampak cuaca panas mereka juga bisa cepat kehilangan cairan akibat keringat ataupun kurang minum dan akan mengarah pada dehidrasi,” ucapnya.

Untuk itu cara menghindari hal itu, dr Dicky menyarankan kepada orang tua untuk memberikan asupan cairan lebih banyak untuk anak-anak.

“Harus minum cukup air walaupun mereka nggak haus, minum satu gelas air putih dan kurangi minuman manis atau soft drink,” tutur dr dicky.

(Leonardus Selwyn)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement