Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Cicak Merasa Kesakitan saat Memutuskan Ekornya?

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2023 |22:15 WIB
Apakah Cicak Merasa Kesakitan saat Memutuskan Ekornya?
Ilustrasi cicak (Foto: Alamy)
A
A
A

CICAK atau cecak sering memutuskan ekornya saat merasa terancam. Ekor yang putus tetap bergerak-gerak, sementara sang cicak akan kabur menyelamatkan diri. Kemampuan ini biasa ditunjukkan cicak untuk mengelabui musuh.

Lalu, apakah cicak merasa kesakitan saat memutuskan ekornya?

Tentu saja tidak karena hal itu sangat alami bagi cicak. Hanya saja mereka butuh energi untuk menumbuhkan ekornya lagi.

Cicak tidak akan rugi kehilangan ekornya karena nantinya sel ekor akan beregenerasi dan ekor akan tumbuh kembali. Meskipun kesehatannya akan terganggu pasca ekornya terputus, kebanyakan dari mereka selamat dari maut dengan cara ini.

 BACA JUGA:

Tim ilmuwan dari Arizona State University mengungkap bahwa cicak dapat mengaktifkan setidaknya 326 gen di daerah tertentu dari regenerasi ekor, termasuk gen yang terlibat dalam perkembangan embrionik, respons terhadap sinyal hormonal, dan penyembuhan luka.

Dikatakan mereka bisa menghidupkan gen dalam apa yang disebut 'jalur Wnt' yang merupakan sebuah proses yang untuk mengendalikan sel punca di banyak organ seperti otak, folikel rambut, dan pembuluh darah. Pola pertumbuhan jaringan yang unik ini tersebar di seluruh bagian ekor.

 Ilustrasi

Namun begitu menurut Elizabeth Hutchins, seorang mahasiswa yang juga merupakan salah satu penulis makalah penelitian, regenerasi ekor cicak tidak berlangaung secara instan. Butuh waktu cukup lama agar ekor tumbuh seperti semula.

 BACA JUGA:

"Faktanya, kadal membutuhkan lebih dari 60 hari untuk meregenerasi ekor yang berfungsi. Kadal membentuk struktur regenerasi yang kompleks dengan sel yang tumbuh menjadi jaringan di sejumlah tempat di sepanjang ekor," kata Elizabeth dikutip dari Sciencedaily.

Lebih lanjut ia menyebut cicak juga membutuhkan gen unik yang mana berdasarkan penuturannya sudah diketahui resep genetiknya. Di mana gen unik ini diharapkan bisa digunakan untuk menumbuhkan kembali tulang rawan, otot, atau bahkan sumsum tulang belakang di masa depan.

“Dengan menggunakan teknologi generasi berikutnya untuk mengurutkan semua gen yang diekspresikan selama regenerasi, kami telah membuka misteri gen apa yang dibutuhkan untuk menumbuhkan kembali ekor kadal dan kemudian memanfaatkan gen yang sama dalam sel manusia," ungkapnya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement