Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daftar 10 Makanan Indonesia dengan Rating Terburuk dari Taste Atlas

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2023 |04:26 WIB
Daftar 10 Makanan Indonesia dengan Rating Terburuk dari Taste Atlas
Ilustrasi makanan Indonesia. (Foto: Freepik)
A
A
A

INDONESIA memang memiliki banyak makanan tradisional. Namun, ternyata tidak semuanya memiliki rating yang baik. Mengutip dari Taste Atlas, ada 10 makanan Indonesia dengan rating terburuk.

Peringkat di Taste Atlas ini dibuat berdasarkan penilaian publik pengguna Taste Atlas. Diketahui, hingga 15 September 2023, terdapat total sebanyak 4.895 penilaian dengan 2.986 nilai di antaranya diakui sebagai penilaian sah. Dari penilaian tersebut ada 10 makanan Indonesia dengan rating paling buruk.

Namun, bukan berarti makanan ini memiliki cita rasa tidak enak. Semua kembali pada selera masing-masing. Lantas, apa saja masakan Indonesia dengan rating terburuk? Berikut rangkuman informasi dari Taste Atlas.

1. Babi guling

Babi guling merupakan salah aatu hidangan terpopuler di Bali. Untuk membuat hidangan ini, daging babi yang sudah dibersihkan dibaluri dengan kunyit. Kemudian, bagian dalam tubuhnya diisi dengan campuran rempah-rempah seperti kunyit, ketumbar, serai, bawang merah, lengkuas, cabai, hingga bawang putih. Daging babi kemudian diletakkan di atas tusuk sate dan dipanggang di atas api terbuka.

Kelezatan hidangan khas Bali ini biasanya disajikan pada acara-acara khusus dan pertemuan formal. Akan tetapi, sering juga ditemukan di rumah makan pinggir jalan,

Hidangan ini sangat populer di Bali sehingga sebagian besar warung berspesialisasi dan hanya menyajikan babi guling sebagai hidangan khas mereka.

2. Kue bulan

Kelezatan hidangan tradisional khas Tiongkok ini biasanya disantap selama Festival Bulan saat pertengahan Agustus. Kue ini terlihat berbentuk seperti pai. Biasanya dibuat menggunakan bahan dasar shortcrust yang disebut yueh ping. Secara tradisional, kue ini biasanya diisi dengan biji wijen hitam, kacang merah, kacang hijau, daging babi, atau telur bebek bagian kuningnya.

Namun, untuk saat ini kue bulan tersedia dalam berbagai macam isian manis seperti melon, kelengkeng, nanas, coklat atau kacang campur. Adapun kue bulan dengan isian rasa asin seperti abalon, rumput laut atau krim keju.

Walaupun disebut dengan kue bulan, namun kue ini tidak memiliki bentuk bulan sama sekali. Kata bulan diambil hanya untuk mengingatkan pada bulan. Di samping itu, bentuk kue bulan yang terlihat satu lingkaran penuh ini dalam filsafat Tiongkok sebagai simbol lingkaran penuh, yang berarti pemenuhan, kesatuan, kesempurnaan, dan kesatuan.

3. Semur

Semur adalah hidangan tradisional khas Indonesia. Walaupun hidangan khas Indonesia, nama semur sendiri di ambil dari Belanda yakni smoren yang artinya merebus. Nama bahasa Belanda ini berkaitan dengan penjajahan Belanda di Indonesia pada masa lalu.  

Diketahui, semur juga memiliki banyak variasi, mulai dari semur ayam, semur daging sapi, semur kentang, semur tahu, dan banyak lainnya. Untuk membuat hidangan ini biasanya bahan dasar tersebut dimasak menjadi satu dengan rempah-rempah seperti kecap manis, bawang putih, bawang merah, bawang merah, pala, jahe, cengkeh, ketumbar, kayu manis, jintan, dan merica.

4. Bajigur

Bajigur adalah minuman menghangatkan tubuh asli masyarakat Sunda di Jawa Barat, Indonesia. Minuman ini memiliki cita rasa manis dan pedas perpaduan dari jahe, gula aren, dan santan. Biasanya hidangan ini disajikan bersama jajanan tradisional seperti pisang kukus, kacang rebus, atau ubi rebus.

Hidangan ini paling cocok untuk diminum saat malam dingin, hujan, atau saat menghabiskan waktu di dataran tinggi yang sejuk.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement