Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tampilkan 500 Penari Pendet, Yuk Intip Kemeriahan Nusa Penida Festival 2023!

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Kamis, 05 Oktober 2023 |13:16 WIB
Tampilkan 500 Penari Pendet, Yuk Intip Kemeriahan Nusa Penida Festival 2023!
Tari Pandet Bali (Foto: jadesta.kemenparekraf.go.id)
A
A
A

PENAMPILAN 500 penari pendet meriahkan pembukaan Nusa Penida Festival 2023 di Lapangan Umum Nusa Penida, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Kamis (5/10/2023).

Penari pendet yang mengenakan kebaya putih dan kain Bali berwarna oranye itu terdiri dari ibu-ibu krama Desa Adat Dalem Setra Batununggul. Mereka menari di pinggir pantai dalam festival bertema “Embraching Island Life” itu.

Dilansir dari laman Humas Polri, tema Nusa Penida Festival 2023 tersebut diambil berdasarkan wujud dari masyarakat pesisir yang berkarakteristik budaya dan tradisi, serta lingkungan yang dapat dinikmati wisatawan.

 BACA JUGA:

Nusa Penida Festival 2023 sendiri dilaksanakan selama tiga hari dari 5-7 Oktober 2023 mendatang.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dengan cara memukul sebuah kentongan bersama para tamu undangan yang hadir.

Lantas, apa itu Nusa Penida Festival?

Melansir laman resmi Kemenparekraf, Nusa Penida Festival pertama kali dilaksanakan pada 2014, dan mengambil lokasi bergiliran di 3 pulau Nusa Penida.

Nusa Penida Festival merupakan festival yang memberikan semangat baru terhadap peninggalan budaya para leluhur dalam mengelola wilayah pesisir dengan kearifan tinggi.

 BACA JUGA:

Sehingga, festival ini diharapkan mampu membuat lingkungan tetap lestari, kreativitas berkesenian terjaga serta meningkatnya aktivitas perekonomian dan kemasyarakatan yang berkesinambungan.

Festival ini umumnya diawali dengan upacara yadnya pakelem, yaitu upacara persembahan tulus ikhlas kepada Dewa Baruna (dewa penguasa laut).

Upacara ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas segala karunia yang telah diberikan dan permohonan keselamatan bagi seluruh makhluk yang ada di alam ini.

Selanjutnya, dilaksanakan pembukaan Festival oleh Kepala Daerah dan disaksikan tamu undangan. Sebagai puncak acara akan ditampilkan pagelaran kolaborasi kesenian Cak Janger yang menceritakan tentang manusia diajarkan banyak hal, banyak berbenah, menjadi lebih baik nantinya pasca Covid-19.

 BACA JUGA:

Cak Janger ditampilkan dengan memadukan tarian sakral khas Nusa Lembongan yaitu Tari Sanghyang. Untuk kegiatan hari selanjutnya akan dilaksanakan beberapa kegiatan menarik lainnya.

Mulai dari Beach Clean Up, Coral Transplantation, Negul Bulung (pembibitan rumput laut), Zumba, Parade Budaya, lomba-lomba tradisional dan pagelaran musik serta setiap harinya pameran UMKM dari pagi hingga malam hari.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement