Liliana Tanoesoedibjo memiliki ide untuk melestarikan warisan budaya Indonesia ke generasi muda lewat pakaian. Alhasil, material yang dipakai untuk koleksi di NYFW ini dirancang sedemikian rupa.
Permainan garis halus organza, lalu tenun yang dibuat spesial dengan teknik timbul, digabungkan kain lame metalik berwarna rose gold membuat nuansa futuristik pada koleksi ini.
Siluet klasik dipilih untuk menonjolkan sisi feminim seorang wanita. Detail garis di pinggang yang tegas, struktur dress mengikuti bentuk tubuh pemakai, berpadu dengan jahitan flowing yang menciptakan keseimbangan nan harmonis.
“Inovasi modern dan keanggunan abadi bersatu harmonis," kata Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo, saat ditemui sebelum terbang ke NYFW, belum lama ini.
Sebanyak 10 gaun tampil elegan dengan dipadukan bersama perhiasan dari AMERO Jewellery. Di panggung NYFW tahun kedua ini, jenama perhiasan lokal itu membawa koleksi dari Lavani Borobudur Series yakni 'Rhombus Kawung'.
Perhiasan yang dikenakan para model memaksimalkan keanggunan dress Livette by Liliana Tanoesoedibjo. Permainan ukiran dan bentuk yang asimetris memberi kesan futuristik, sejalan dengan tema koleksi busana.
Candi Borobudur menjadi ide dasar perhiasan ini karena menyimpan makna kehidupan, kedamaian, dan cinta kasih yang dihadirkan dalam aneka bentuk perhiasan seperti cincin, kalung, anting, gelang, serta liontin.
"Rhombus Kawung melambangkan para wanita yang menghargai setiap proses kehidupan dan selalu memiliki harapan di setiap langkahnya untuk menjadi pribadi yang lebih sempurna," kata Andrew Surya Wijaya selaku CFO and Marketing Director AMERO Jewellery.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.