Perhiasan itu terinspirasi dari stupa di Borobudur dan motif kawung itu sendiri. Borobudur punya magis tersendiri yang mengisahkan tentang kehidupan, kedamaian, dan cinta kasih. Nilai itu tersaji di perhiasan cincin, anting, gelang, kalung, serta liontin.
Bentuk belah ketupat pada stupa Candi Borobudur melambangkan manusia yang penuh cela yang berusaha untuk mencapai kesempurnaan. Dan filosofi itu dikawinkan dengan motif kawung yang melekat dengan desain Rhombus untuk melambangkan tujuan dari usaha manusia dalam menjalankan hidup dengan sempurna.

Karena motif kawung sejatinya memiliki arti kesucian dan kesempurnaan yang mana pemakainya diharapkan menjadi seseorang yang unggul dan menginspirasi.
"Lewat koleksi kolaborasi ini, kami ingin memperkenalkan kepada dunia seperti apa kecantikan Amero Jewellery dan Livette. Dari sana, harapannya masyarakat Internasional akan menyukai," kata Liliana Tanoesoedibjo.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.