Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkaca Kasus Pilot LATAM Air yang Mendadak Tewas, Yuk Kenali Penyebab Henti Jantung

Nadia Putri Fauziah , Jurnalis-Rabu, 23 Agustus 2023 |22:05 WIB
Berkaca Kasus Pilot LATAM Air yang Mendadak Tewas, Yuk Kenali Penyebab Henti Jantung
Pilot LATAM Air tewas di toilet pesawat. (Foto: NYpost.com)
A
A
A

PESAWAT LATAM airlines dengan rute Miami ke Chili terpaksa mendarat darurat beberapa waktu lalu. Hal ini karena pilot pesawat tersebut mengalami cardiac arrest atau lebih dikenal dengan henti jantung.

Sang pilot, Ivan Andaur ditemukan pingsan dan meninggal saat berada di dalam kamar mandi. Alhasil dua co-pilot lainnya terpaksa langsung mendaratkan pesawatnya di Panama.

Sebelumnya co-pilot sudah menanyakan kepada penumpang pesawat apakah ada seorang dokter untuk mengambil tindakan medis secepatnya kepada sang pilot. Namun sayang setelah mendarat dan menerima bantuan, nyawa sang pilot tidak bisa diselamatkan karena penyakit henti jantungnya tersebut.

Dilansir dari halaman resmi Nypost pada Rabu, (23/8/2023) mengatakan bahwa semua protokol yang diperlukan sudah diikuti selama penerbangan untuk melindungi nyawa sang pilot. Akibat kejadian tersebut penerbangan pun tertunda dan sebagai kompensasi para penumpang pesawat dipesankan hotel untuk bermalam di Panama City.

Jantung

Atas kejadian naas yang menimpa kesehatan sang pilot, LATAM Group turut bersedih dan menyampaikan belasungkawa secara tulus kepada keluarga pilot. Dokter yang menangani sang pilot pun lantas buka suara, LATAM dinilai perlu memperbaiki masalah protokol jika terjadi keadaan darurat kesehatan seperti ini. Tujuannya agar lebih banyak nyawa yang terselamatkan dalam kondisi darurat.

Berbicara soal cardiac arrest atau henti jantung adalah kondisi saat jantung seseorang tiba-tiba berhenti berdetak. Tidak ada denyut nadi sehingga tanpa aliran darah yang cukup, otak dan tubuh seseorang berhenti mendapatkan oksigen.

Seseorang akan segera kehilangan kesadaran, pingsan, dan berhenti bernapas. Seseorang mungkin akan merasa pusing atau mungkin nyeri dada, mual, dan sesak napas. Jantung mungkin akan berdetak sangat cepat sebelum berhenti. Namun kondisi ini bisa terjadi tanpa tanda peringatan apa pun.

Kebanyakan orang yang mengalami henti jantung menderita penyakit arteri koroner, atau penyakit jantung iskemik. Plak yang menumpuk di pembuluh darah dapat memperlambat atau menghentikan aliran darah ke jantung. Kondisi itu dapat menyebabkan serangan jantung yang merusak sel dan sistem kelistrikan jantung.

Ada pun penyebab lain seseorang mengalami henti jantung meliputi:

  • Kehilangan banyak darah atau kekurangan oksigen yang parah
  • Aktivitas fisik yang intens jika sudah memiliki masalah jantung
  • Cacat jantung yang dialami sejak lahir
  • Perubahan struktural pada jantung. Baik dari masalah kesehatan atau infeksi
  • Terlalu sedikit potasium atau magnesium dalam darah.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement