Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Menahan Perut agar Terlihat Kurus? Waspada 3 Masalah Kesehatan Ini

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 14 Agustus 2023 |13:38 WIB
Sering Menahan Perut agar Terlihat Kurus? Waspada 3 Masalah Kesehatan Ini
Kebiasaan menahan perut sebabkan masalah kesehatan. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PERNAKAH Anda menahan otot perut agar terlihat lebih ramping? Jika ya, maka cobalah untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut mulai saat ini.

Seperti diketahui, kebiasaan menahan perut ini kerap disebut sebagai hourglass sindrom. Ternyata kebiasaan ini bisa menyebabkan kerusakan parah bagi organ tubuh.

Ahli medis terlatih untuk mengobati gangguan pada tulang, saraf, otot, dan ligamen (Chiropractor), dr. Adam Browning, DC mengatakan hourglass sindrom adalah hasil dari sering mencengkeram perut atau untuk waktu yang lama.

“Otot perut bagian atas menjadi hipertonik, atau kencang, dan otot perut bagian bawah menjadi lemah dan kurang dimanfaatkan," tutur dr. Adam, merangkum dari Cleveland Clinic, Senin (14/8/2023).

Perut buncit

“Dalam setiap kasus, otot yang kontraksi meningkatkan tekanan intraabdominal dan mendorong paru-paru dan isi perut lebih tinggi ke tulang rusuk,” tutur dr. Browning.

Tentunya ada bahaya kesehatan yang mengintai akibat sering menahan perut. Salah satunya adalah ketidakseimbangan otot yang efeknya bisa sangat luas. Selain itu ada beberapa bahaya lainnya, diantaranya:

1. Masalah Pernapasan

“Dengan mencengkram perut, diafragma belajar berkontraksi ke arah yang berlawanan, yang dapat menarik tulang rusuk bagian bawah ke atas dan ke dalam. Alih-alih menarik ke bawah dan menciptakan ruang negatif bagi paru-paru untuk mengembang saat menghirup,” tutur dr. Browning.

Saat seseorang mencengkram perut, ada sedikit ruang yang tersedia untuk tulang rusuk dan paru-paru untuk mengembang. Dan ketika paru-paru Anda tidak memiliki ruang yang mereka butuhkan, area permukaan untuk transportasi oksigen terbatas dan seseorang tidak dapat bernapas dengan baik.

Pada akhirnya, kebiasaan menahan perut dapat mengurangi asupan oksigen sebanyak 30 persen.

2. Nyeri leher dan punggung

Otot-otot di punggung tengah dan bawah akan bertanggung jawab untuk menopang tubuh bagian atas. Tetapi menahan perut mengacaukan otot-otot inti (perut), leher, bahu, dan punggung yang dapat menyebabkan rasa sakit.

“Saat tubuh mencoba mencari ruang untuk tulang rusuk mengembang, paru-paru mulai menekan ke atas, bukan ke bawah, yang dapat menyebabkan sakit leher,” tutur dr. Browning.

3. Masalah dasar panggul

Menahan perut akan memengaruhi diafragma. Pada akhirnya kebiasaan ini juga dapat memengaruhi otot dasar panggul.

“Jaringan lunak melemah karena terus-menerus meregang, tanpa kemampuan untuk berkontraksi sendiri dengan frekuensi atau kekuatan yang sama seperti yang ada di perut bagian atas,” tutur dr. Browning.

Dasar panggul yang lemah dapat menyebabkan kebocoran urin selama aktivitas sehari-hari seperti tertawa, batuk, atau bersin.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement