GEREJA Sentrum atau Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di Kota Manado, Sulawesi Utara merupakan situs sejarah penting di Indonesia. Gerja tertua ini pernah diserang bom pada masa Perang Dunia II. Sekarang di lokasi bekas ledakan sudah dibangun monumen khusus di samping gereja.
Gereja Sentrum Manado peninggalan pemerintah kolonial Belanda didirikan pada 1677 Masehi. Bangunannya masih kokoh, aktif digunakan sebagai tempat ibadah dan situs wisata rohani serta sejarah.
Gereja Setrum Manado dibangun oleh Pendeta Belanda bernama Zacharias Coheng yang ditempatkan di Manado oleh pemerintah
BACA JUGA:
VOC. Mulanya gereja itu diberi nama Gereja Besar (Oude Kerk) Manado dan merupakan Gereja Protestan yang bernaung di bawah binaan Indische Kerk atau Gereja Negara.
Setelah Indonesia merdeka, gereja ini berganti nama menjadi Gereja Sentrum Manado.
Sebelumnya, pada saat penjajahan Jepang pada 1942-1945, gereja tersebut pernah dijadikan markas Manado Syuu Kiri Sutokyop Kyookai (MSKK) yang dipimpin oleh pendeta Jepang, Hamasaki.

Gereja Sentrum Manado (MPI/Selvianus)
Saat itu, Perang Dunia II sedang berkecamuk. Gereja Sentrum pun pernah jadi serangan bom pasukan Belanda bersama sekutunya hingga rusak dan harus direnovasi.
Pada lokasi pengeboman juga dibangun Monumen Perang Dunia II oleh NICA, badan penghubung pemerintah kolonial Belanda dengan Komdanto Tertinggi Sekutu di Pasifik. Arsitek pembangunannya adalah Ir Van den Bosch dari Belanda.
BACA JUGA:
Monumen ini dibangun untuk mengenang korban Perang Pasifik, baik dari pihak sekutu, Jepang, maupun rakyat, semasa Perang Dunia II berlangsung.
Pasca-perbaikan, Gereja Sentrum sempat sepi aktivitas peribadatan dan terbengkalai karena warga kampung-kampung sekitar sudah punya gereja masing-masing. Hingga akhirnya pihak pendeta berhasil mengajak jemaat menghidupkan lagi Gereja Sentrum.
Gereja GMIM Setrum Manado merupakan bagian dari persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang dibentuk pada 1934. Kini GMIM merupakan salah satu persekutuan Kristen besar di Indonesia, berpusat di Sulawesi Utara.