Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Kampung di Karawang Kecanduan Obat Terlarang, Ini Bahayanya bagi Anak

Giffar Rivana , Jurnalis-Jum'at, 11 Agustus 2023 |23:30 WIB
Satu Kampung di Karawang Kecanduan Obat Terlarang, Ini Bahayanya bagi Anak
Satu kampung di Karawang kecanduan obat terlarang. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

SATU kampung di Kabupaten Karawang, tepatnya di Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, kecanduan narkoba jenis obat khusus tertentu (OKT).

Kasus kecanduan itu dialami mulai dari orang dewasa sampai anak-anak. Adapun jenis OKT yang membuat mereka kecanduan adalah tramadol dan hexymer.

Lantas, seberapa berbahayakah jika anak-anak terus mengkonsumsi obat keras yang masuk dalam golongan narkotika?

Dikutip dari medineplus, Jumat (11/8/2023) otak anak-anak selalu tumbuh dan berkembang sampai usianya menginjak hingga pertengahan 20 tahun.

Obat terlarang

Hal tersebut berlaku untuk prefontal korteks yakni bagian otak yang spesial pada manusia. Berfungsi untuk mengatur fungsi eksekutif, yaitu kemampuan untuk merencanakan sesuatu, membuat keputusan, memecahkan masalah, mengontrol diri, mengingat instruksi, menimbang konsekuensi.

Mengonsumsi narkoba sejak anak-anak dapat mengganggu proses perkembangan bagian otak tersebut. Hal itu juga bisa mempengaruhi ketika anak-anak makan mengambil keputusan dalam hidup mereka.

Anak-anak yang sudah kecanduan narkoba jenis obat keras akan lebih cenderung melakukan hal-hal yang beresiko. Diantaranya seperti seks yang tidak aman dan sangat memengaruhi anak tersebut ketika sedang berkendara.

Ketika anak-anak sudah mulai menggunakan narkoba, akan semakin besar peluang dirinya untuk terus menggunakan atau kecanduan di kemudian hari. Ketika mengonsumsi narkoba saat muda dapat berkontribusi pada perkembangan masalah kesehatan ketika dirinya beranjak dewasa.

Masalah kesehatan tersebut seperti, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan gangguan tidur.

Selain obat keras, jenis narkoba lain yang paling sering digunakan oleh anak-anak adalah tembakau ganja. Efek dari penggunaan tembakau ganja berlebih bisa menyebabkan hal yang sama seperti mengkonsumsi obat-obatan keras.

(Leonardus Selwyn)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement