Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Serangan Jantung, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kematian pada Manusia

Tiara Indah Safitri , Jurnalis-Minggu, 13 Agustus 2023 |07:30 WIB
Mengenal Serangan Jantung, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kematian pada Manusia
Mengenal serangan jantung. (foto: Freepik.com)
A
A
A

SERANGAN jantung terjadi ketika sesuatu menghalangi aliran darah ke jantung sehingga tidak bisa mendapatkan oksigen yang dibutuhkan. Serangan jantung juga disebut infark miokard (MI).

'Myo' berarti otot, 'kardial' mengacu pada jantung, dan 'infark' berarti kematian jaringan karena kurangnya suplai darah. Kematian jaringan ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otot jantung.

Dilansir dari halaman WebMD.com pada Minggu (13/8/2023). Berikut beberapa fakta menarik seputar serangan jantung.

1. Gejala Serangan Jantung

Gejala serangan jantung meliputi:

Ketidaknyamanan, tekanan, berat, sesak, meremas, atau nyeri di dada atau lengan atau di bawah tulang dada

  • Ketidaknyamanan yang masuk ke punggung, rahang, tenggorokan, atau lengan
  • Kepenuhan, gangguan pencernaan, atau perasaan tersedak (mungkin terasa seperti mulas)
  • Berkeringat, sakit perut, muntah, atau pusing
  • Kelemahan parah, kecemasan, kelelahan, atau sesak napas
  • Detak jantung cepat atau tidak merata
Serangan Jantung

2. Penyebab Serangan Jantung

Otot jantung membutuhkan pasokan konstan darah kaya oksigen. Arteri koroner memberi jantung suplai darah penting. Jika memiliki penyakit arteri koroner, arteri tersebut menjadi sempit, dan darah tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya.

Ketika suplai darah tersumbat, seseorang akan mengalami serangan jantung. Lemak, kalsium, protein, dan sel-sel inflamasi menumpuk di arteri dan membentuk plak. Endapan plak ini keras di luar dan lembut di dalam.

Ketika plak keras, kulit terluarnya retak atau pecah. Trombosit dan gumpalan darah terbentuk di sekitar plak. Jika gumpalan darah menghalangi arteri, otot jantung menjadi kekurangan oksigen. Sel-sel otot segera mati, menyebabkan kerusakan permanen.

Otot jantung akan mulai sembuh segera setelah serangan jantung sekitar delapan minggu. Sama seperti luka kulit, bekas luka terbentuk di area yang rusak. Tetapi jaringan parut baru tidak bergerak sebagaimana mestinya.

Jadi jantung Anda tidak bisa memompa banyak setelah serangan jantung. Seberapa besar kemampuan untuk memompa tergantung pada ukuran dan lokasi bekas luka.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement