SEDENTARY lifestyle adalah gaya hidup bermalas-malasan. Gaya hidup yang tidak banyak gerak alias banyak mager.
Kegiatan sehari-hari hanya mager, duduk, berbaring, berdiam diri saja atau bermain ponsel seharian. Dengan adanya kemajuan teknologi, tenaga manusia saat bisa dapat tergantian, hidup menjadi serba mudah karna adanya tenaga kerja buatan.

Manusia yang biasa melakukan suatu aktivitas menjadi tidak memiliki kegiatan yang dapat dilakukan. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa malas karna segala sesuatu dapat dikerjakan dengan mudah, misalnya saja pesan makan bisa via smartphone.
BACA JUGA:
Lalu apa sih dampak sedentary lifestyle bagi kesehatan?
1. Meningkatkan Resiko Obesitas dan Diabetes
Kebiasaan berdiam diri tanpa melakukan banyak aktivitas fisik tentu akan meningkatkan resiko obesitas atau bertambahnya berat badan dikarnakan lemak dan gula pada tubuh tidak akan bisa terbakar sehingga membuat itu akan terus bertumpuk membuat berat badan menjadi semakin bertambah.
2. Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung
Karena lemak dan kolesterol yang menumpuk ditambah terus bergaya hidup malas-malasan itu akan membuat pembulu darah tidak dapat bekerja secara optimal, lemak tidak terbakar sehingga terus bertumpuk dan bertambah membuat meningkatnya resiko penyakit jantung.
BACA JUGA:
3. Memicu Terjadinya Gangguan Mental
Terus berdiam diri akan membuat kita semakin banyak pikiran dan itu sangat memicu adanya stress dan gangguan mental.