TUTUT atau keong sawah, baru-baru ini menarik perhatian publik setelah ramai video yang memperlihatkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono sempat jajan tutut.
Dalam video yang ramai beredar di linimasa TikTok tersebut, memperlihatkan Menteri Basuki, yang sempat jajan tutut di Pasar Parungkuda yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Gerbang Tol Parungkuda, dekat dengan Jalan Tol Bocimi Seksi II ketika di acara peresmian TOL Bacimi mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Tutut atau keong sawah sendiri punya nama Latin yakni Pila Ampullacea, sejenis siput air yang kerap dijumpai di perairan tawar Asia Tropis, seperti di aliran parit, sawah, atau danau. Namanya pun bermacam-macam di setiap daerah, bisa disebut keong gondang, siput air, kakul, dudut, atau sisok. Bentuknya menyerupai keong emas, tapi tutut memiliki warna cangkang hijau pekat sampai hitam.
(Foto: Dok Okezone)
Keong sawah ini bisa punya tinggi cangkang sampai 40 mm dengan diameter 15 hingga 25 mm, dengan bentuk seperti kerucut membulat dengan warna hijau-kecoklatan atau kuning kehijauan. Lalu puncak cangkang agak runcing, bagian tepi cangkang menyiku tumpul pada keong yang masih muda. Berat daging satu ekor keong sawah dewasa dapat mencapai 4 sampai 5 gram.
BACA JUGA: