SEORANG oknum dokter diduga tega melakukan aksi menjijikkan kepada banyak perempuan, termasuk pasiennya sendiri. Kejadian ini pun mengejutkan media sosial.
Oknum dokter tersebut dikabarkan membius korban, lalu memperkosa, dan merekam aksi bejatnya. Kini kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian.

Oknum tersebut dr Zhi Alan Cheng, Ahli Gastroenterologi di New York Presbyterian Queens, AS. Ia sejatinya tengah naik daun, tapi dugaan pencabulan dan kekerasan membuat reputasinya turun drastis.
Menurut laporan New York Post, dr Cheng sudah ditangkap polisi pada Desember 2022 setelah pacarnya mengklaim ia membuat sang pacar pingsan di apartemennya di kawasan Astoria.
Sebelum pingsan, pacar si oknum dokter mengaku diberi masker bedah yang diisi bola kapas yang dibasahi cairan tertentu. Cairan itu diduga obat bius.
Perempuan itu mengaku tidak ingat apa-apa saat bangun, tapi dia menemukan video dr Cheng sedang melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Ada video lain yang serupa, tapi dilakukan dengan wanita-wanita berbeda.
Dari video yang berhasil didapat polisi, dr Cheng diketahui menyerang 5 wanita dalam kurun waktu berbeda. Tindakan bejat itu dilakukannya di New York, Las Vegas, San Francisco, dan bahkan di Thailand.
Lebih lanjut, berdasarkan penyelidikan, polisi menemukan obat-obatan seperti fentanil, ketamin, LSD, dan anestesi bedah di kediaman dr Cheng. Ini hal yang tidak wajar.
Atas perbuatannya, dr Cheng didakwa 3 dakwaan pemerkosaan, 10 dakwaan predator seksual, tujuh dakwaan pelecehan seksual, dan empat dakwaan penyiksaan. Informasi ini disampaikan jasa persidangan, kemarin (7/8/2023) waktu Amerika Serikat.
BACA JUGA:
Satu korban menjelaskan kalau dirinya menuduh dr Cheng melakukan tindak pelecehan seksual di rumah sakit di Queens. Di momen itu, korban adalah pasien dr Cheng dan masih berusia 19 tahun.
Jaksa menjelaskan, pasien ini mendapat pemeriksaan dubur yang sebetulnya tidak diperlukan untuk perawatan kandung empedu. Pasien ini juga disuntikkan cairan tertentu yang membuatnya tertidur. Pada posisi tidur itulah dr Cheng memperkosa pasien.
BACA JUGA:
Dalam persidangan, setidaknya ada 6 wanita yang mengaku menjadi korban. Tapi jaksa punya kepercayaan bahwa ada kemungkinan korban lebih banyak dari jumlah tersebut.
Usia para korban berkisar 9 sampai 47 tahun. Dokter Cheng sendiri berusia 33 tahun.
Sementara itu, pihak rumah sakit tempat dr Cheng bekerja memberi tanggapan atas kejadian ini.
Menurut juru bicara rumah sakit, apa yang sudah dilakukan dr Cheng sangatlah keji. Tenaga medis semestinya bertanggung jawab atas keselamatan dan kesejahteraan pasien.
"Individu ini melakukan kejahatan yang sangat keji dan tercela. Bahkan, dia telah mencoreng profesinya sebagai dokter yang semestinya dipercayai orang-orang," kata jubir dalam pernyataan resmi.
"Kami terkejut dan sangat sedih dengan apa yang dialami para korban dan keluarga mereka," sambung pernyataan resmi tersebut.
Meski sudah banyak bukti, dr Cheng ngotot tidak bersalah atas segala dakwaan kepadanya. Ia kini ditahan tanpa jaminan di Pulau Rikers.
Dokter Cheng sendiri mendapat lisensi medisnya pada Juni 2020 setelah menyelesaikan residensinya di California Pacific Medical Center San Fransisco dan mendapat gelar dokternya di Albany Medical College.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.