Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik Signifikan, Sandiaga: Target 8,5 Juta Akan Terlampaui

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2023 |19:57 WIB
Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik Signifikan, Sandiaga: Target 8,5 Juta Akan Terlampaui
Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: MPI/Kiki Oktaliani)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mengalami kenaikan 10 sampai 20 persen.

"Jadi wisatawan mancanegara ini mengalami kenaikan signifikan. Year on year juga naik signifikan, bahwa wisatawan mancanegara batas atas di angka 10 sampai 20 persen di atas proyeksi kita," ujarnya dalam Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta, Senin (7/8/2023).

 BACA JUGA:

Sandiaga menyebut, wisatawan mancanegara yang mendominasi jatuh pada empat negara, yaitu Singapura,16, 41 persen Malaysia 15,88 persen, Australia 12,47 persen dan India 6,48 persen. Menurutnya, di mana jumlah wisman dari India melampaui angka Tiongkok yang hanya 5,88 persen.

 

Lebih lanjut, jika jumlah wisatawan mancanegara terus meningkat maka kemungkinan target-target yang selama ini tengah disusun oleh pihaknya diharapkan dapat tercapai.

 BACA JUGA:

"Jadi jumlah ini patut kita syukuri, dan kami bisa memberikan proyeksi, bahwa tahun ini jika semuanya berjalan dengan rencana, maka target di atas 8,5 juta akan terlampaui angka signifikan, angka proyeksinya 15-20 persen," terangnya.

Sementara untuk jumlah wisatawan nusantara (wisnus), kata Sandi, perlu adanya pendalaman lebih lanjut. Mengingat jumlah keseluruhannya yaitu per-Juni 2023, hanya menginjak angka 443 juta wisatawan.

Menurutnya, angka tersebut masih belum tercapai sepenuhnya. Meskipun beberapa momen libur seperti lebaran dan lainnya, sejumlah masyarakat memilih liburan di Indonesia atau wilayah-wilayah pariwisata terdekatnya.

Kemudian pihaknya melihat, bahwa kontribusi dari Pulau Jawa yang saat ini masih mendominasi. Saat ini peringkat pertama diraih oleh Jawa Timur (Jatim) sebanyak 26,92 persen, Jawa Barat (Jabar) 17,40 persen, Jawa Tengah (Jateng) 14,55 persen, DKI Jakarta 6,94 persen dan Banten persen dan banten 4,0 persen.

 Ilustrasi

Sandiaga berharap, wisatawan nusantara ini nantinya bisa menjadi lebih fokus, karena Indonesia memiliki keunggulan dari desa-desa wisata dan destinasi super prioritas. Sehingga nantinya para wisatawan tersebut akan diarahkan ke destinasi-destinasi itu.

"Ini yang harus kita arahkan untuk program wisata berkualitas, dan berkelanjutan yang ditopang oleh pergerakan wisatawan nusantara," pungkasnya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement