MAKANAN terbaik untuk tulang dan otot yang kuat perlu masuk dalam list menu harian Anda. Hal ini menjadi salah satu langkah Anda dapat mencegah penyakit terkait tulang
Ada lebih dari 8,9 juta patah tulang terjadi setiap tahun karena tulang rapuh. Kepadatan tulang wanita biasanya berkurang sejak usia 30 tahun, membuat mereka rentan terhadap patah tulang, penuaan dini, dan jatuh.
Melansir Stylecraze, Senin (7/8/2033), berikut makanan terbaik untuk tulang dan otot yang kuat.
1. Yoghurt

Yogurt adalah sumber probiotik, kalsium, potasium, dan vitamin D, A, dan folat yang baik. Para ilmuwan telah menemukan bahwa mengonsumsi yogurt setiap hari dapat membantu mencegah patah tulang.
Jika Anda memiliki tulang yang lemah, sebaiknya konsumsi yogurt yang diperkaya dengan kalsium.
Konsumsi sekitar tiga porsi yogurt per hari. Anda bisa menambahkannya ke smoothie atau mangkuk sarapan, membuat saus salad, atau menambahkannya ke salad buah.
2. Susu

Susu adalah sumber utama kalsium, fosfor, potasium, dan vitamin A dan D. Anda bisa menjaga kekuatan tulang dengan mengonsumsi susu sapi. Anda juga bisa minum susu yang diperkaya dengan kalsium dan vitamin D. Namun, hindari jika Anda menderita intoleransi laktosa .
Menurut sebuah penelitian, osteoporosis lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria, dengan prevalensi dua kali lipat lebih tinggi.
AS dan Eropa memperkirakan tingkat patah tulang pinggul masing-masing 0,3 juta dan 1,7 juta orang. Susu dan produk susu merupakan sumber penting kalsium, komponen penting untuk kesehatan tulang.
Namun, banyak orang yang mengurangi konsumsi susu mereka dan memilih minuman nabati alternatif. Penting untuk berhati-hati saat mengonsumsi alternatif non-susu ini, terutama pada kelompok usia tertentu.
Probiotik dan prebiotik yang ditemukan dalam susu, produk susu, dan minuman nabati berpotensi memengaruhi pergantian tulang. Wanita usia 20-49 tahun yang mengonsumsi susu kurang dari satu porsi per minggu selama masa kanak-kanak memiliki kandungan mineral tulang (BMC) 5,6 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi lebih dari satu porsi. Karena itu,