Panglima Jilah dengan keterbatasannya memiliki semangat juang yang besar untuk membela hak-hak masyarakat Suku Dayak di tanah leluhurnya. Bermodalkan tekad dan kemauan, Panglima Jilah berhasil menyatukan Suku Dayak di seantero Kalimantan.
Kabarnya, pasukan Panglima Jilah kini mencapai 44.000 orang yang tersebar di tanah Kalimantan. Untuk bergabung menjadi pasukan merah pun tidak mudah karena ada sejumlah persyaratan, seperti umur, kesiapan, dan kesanggupan.
Selain itu, calon pasukan pasukan merah juga memiliki pantangan yang harus ditepati. Salah satu pantangan yang harus ditepati adalah tidak boleh makan daging hewan, seperti sapi, kerbau, ular, anjing, dan menjangan.
Demikian pembahasan mengenai asal usul Panglima Jilah Suku Dayak. Semoga bisa menambah wawasan Anda.

(Simon Iqbal Pahlevi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.