Cardiac arrest ini tentu memiliki ciri-ciri khusus. Gejala yang paling sering dirasakan adalah rasa tidak nyaman pada dadanya. Gejala bisa dibarengi sesak napas, merasa lemah, dan palpilasi, yakni keadaan jantung yang berdetak dengan cepat.
Selain itu, ada pula gejala yang bisa terjadi secara tiba-tiba, yaitu berhenti bernapas, kehilangan kesadaran, dan tidak adanya denyut pada nadi. Jika hal tersebut terjadi Segera ambil tindakan atau bawa orang tersebut ke rumah sakit terdekat.
Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengatasi cardiac arrest. Salah satunya dengan pertolongan pertama yakni dengan cardiopulmonary resuscitation atau CPR. Teknik ini bisa digunakan sebelum tenaga medis datang dan menjemput.
Selanjutnya, jika pasien berada di rumah sakit atau ambulans dengan peralatan lengkap, penderita cardiac arrest akan ditempelkan alat kejut listrik di dadanya untuk membangkitkan kembali jantung yang tengah berhenti.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.