PERNAHKAH Anda bertanya-tanya mengapa Pulau Kalimantan terdapat tiga negara sekaligus? Ya selain Indonesia, sebagian Pulau Borneo merupakan wilayah kedaulatan Malaysia dan Brunei Darussalam.
Alasan kenapa Pulau Kalimantan punya 3 negara erat kaitannya dengan zaman penjajahan Belanda dan Inggris.
Selain itu, dahulu kala ternyata Kerajaan Brunei Darussalam sempat menguasai wilayah Kalimantan di abad 15 hingga 17 Masehi sebelum akhirnya melemah.
Kenapa Kalimantan Punya 3 Negara?
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Pulau Kalimantan sampai bisa dihuni oleh tiga negara Asia Tenggara tak lain karena pengaruh kolonial Belanda dan Inggris.
Mundur pada tahun 1891, dua negara tersebut menyetujui konvensi London yang menyatakan soal garis batas antarnegara.
Wilayah yang dijajah Inggris terdiri atas empat negara koloni yakni Serawak, Borneo Utara atau Sabah, Koloni Labuan, dan Brunei. Sehingga, pada saat itu kalimantan dibagi jadi lima negara, yang salah satunya Indonesia.
Usai Indonesia merdeka, empat negara di bagian utara Kalimantan pun dipersiapkan untuk merdeka.
Lalu di tahun 1963, Britania Raya berniat menggabungkan empat negara koloni ke dalam Federasi Malaya.

Hanya saja, Brunei tidak ikut bergabung, sehingga sampai sekarang Kalimantan punya tiga negara yang meliputi tanah Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Hingga kini, Kalimantan atau Borneo masih tetap dihuni oleh 4 kota administrasi dari tiga negara berbeda. Adapun secara luas wilayah, Indonesia menduduki tanah borneo paling banyak mencapai 73% , Malaysia 26%, dan Brunei Darussalam 1%.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.