SAAT momen Idul Adha, Anda tentu jadi memiliki stok daging yang cukup banyak. Tak heran, banyaknya stok lauk daging kambing atau sapi di rumah, membuat Anda kerap memanaskannya secara berulang-ulang. Khususnya, pada olahan daging bersantan.
Apalagi, jika stok lauk daging tersebut masih banyak tersisa hingga berhari-hari. Mungkin, sudah tak terhitung lagi berapa kali Anda memanaskannya. Selain agar tidak cepat basi, langkah ini dilakukan agar olahan daging Anda masih tetap enak saat disantap.

Namun, sebenarnya apakah aman atau justru bahaya makan daging bersantan sisa lebaran yang telah dipanaskan selama berhari-hari?
BACA JUGA:
Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. Ari Fahrial Syam, pada prinsipnya, tidak hanya olahan daging kambing dan sapi, semua makanan yang dipanaskan secara berulang-ulang justru dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.
BACA JUGA:
Menurutnya, proses pemanasan makanan yang dilakukan berkali-kali membuat makanan tersebut kurang baik untuk dikonsumsi, karena kandungan di dalamnya yang telah berubah dan bahkan dapat membuat makanan tersebut memiliki kandungan kolestrol yang tinggi.
“Prinsipnya, secara umum bukan saja pada daging kambing atau daging sapi atau daging kurban, tapi semua daging, semua makanan yang diulang-ulang dipanaskan itu akan menyebabkan makanan tersebut akan mengandung kadar kolestrol yang tinggi,” ujar Dr.Ari kepada MNC Portal.
Dr.Ari lantas menyarankan, sebaiknya masakan apapun termasuk olahan daging kambing atau sapi hanya dipanaskan satu sampai dua kali saja.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.