Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Status Pandemi Dicabut, Ahli Epidemiologi Ingatkan Endemi Bukan Kondisi yang Baik!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Jum'at, 23 Juni 2023 |16:22 WIB
 Status Pandemi Dicabut, Ahli Epidemiologi Ingatkan Endemi Bukan Kondisi yang Baik!
Endemi (Foto: Freepik)
A
A
A

SAAT ini pemerintah sudah mencabut status pandemi, lalu menjadi endemi. Masyarakat memang sudah tak wajib pakai masker seperti dulu.

Namun Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman mengingatkan, endemi bukanlah tolak ukur bahwa kondisi dari suatu negara telah terbebas dari pandemi. Ia menyebut, meskipun nantinya sudah bertransisi ke endemi, bukan tidak mungkin, kematian akibat pandemi Covid-19 masih tetap ada.

 endemi

“Satu, endemi itu bukan satu kondisi yang baik ya. Dan apalagi menyenangkan ya. Betul kata pak Presiden,” ujar dr.Dicky dalam keterangan resminya baru-baru ini.

“Kita sebetulnya kalau bicara endemi, kematian bisa tetap ada dan bisa juga relatif tinggi tapi stabil atau stabil tinggi, itu endemi," ujar dr. Dicky.

Stabil terus orang masuk rumah sakit itu endemi. Jadi kata kuncinya itu stabil dan bisa diprediksi,” terangnya lagi.

dr.Dicky juga mengingatkan, meski saat ini kondisi beberapa negara sudah masuk dalam masa endemi, namun, hal tersebut jangan sampai membuat Pemerintah lengah dengan setiap kemungkinan terburuk yang ada. Mengingat, bukan tidak mungkin juga suatu saat bisa muncul kembali pandemi baru.

“Kedua, ketika ini beralih ke katakanlah kondisinya memang saat ini sudah lewat masa akut pandemi, dan masuk ke sebagian besar endemi, tapi Pemerintah setiap level, setiap negara, harus siap dengan skenario buruk atau terburuk,” tuturnya.

“Ketika misalnya lahir varian atau sub varian atau bahkan ada satu infeksi yang menyebabkan harus penguatan respon lagi, nah ini kan harus ada strategi itu,” imbuhnya.

 BACA JUGA:

Terlebih, kemungkinan tersebut makin besar jika masyarakat masih belum ‘aware’ dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Ditambah lagi, dengan kualitas udara di beberapa negara yang semakin memburuk.

 BACA JUGA:

Bahkan, menurut dr.Dicky pandemi baru bukan tidak mungkin akan terjadi lagi, mengingat masyarakat Indonesia saja masih banyak yang tidak mau divaksin atau booster saat pandemi Covid-19 melanda.

“Dan ini cenderung bisa ada kalau dunia ini termasuk di Indonesia kita menanggalkan perilaku hidup bersih sehat,” katanya.

“Orang tidak mau divaksin lagi padahal dia perlu booster atau belum pernah divaksin, dan lain sebagainya, kualitas udara juga buruk dan inilah harus diketahui,” lanjutnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement