KINI tim gabungan melakukan eliminasi terhadap sejumlah anjing liar yang kena rabies di Desa Fenun, Kecamatan Amanatun Selatan, Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal ini dilakukan sebagai usaha mencegah penularan rabies terhadap manusia. Apalagi rabies jika menginfeksi manusia, sangat berbahaya dan berakibat fatal.

Apa bahaya rabies bagi manusia?
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) rabies ialah virus bisa menginfeksi sistem saraf pusat manusia.
"Virus tersebut dapat menyebabkan penyakit di otak, yang pada akhirnya mengakibatkan kematian," keterangan dalam website resminya.
Perjalanan virus rabies dalam tubuh hewan, dari berbagai penelitian katanya virus rabies dimasukkan ke dalam otot melalui gigitan hewan mamalia seperti anjing. Ia berpindah dari tempat gigitan ke otak dengan bergerak di dalam saraf, sekalipun hewan itu tidak tampak sakit.
BACA JUGA:
Kemudian, waktu antara gigitan dan munculnya gejala disebut masa inkubasi dapat berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Gigitan hewan selama masa inkubasi, bisa saja tidak membawa risiko rabies karena virus belum sampai ke air liur.
BACA JUGA: