Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polusi Udara Jakarta Picu Batuk dan Pilek pada Anak, Ini 7 Tips Dokter untuk Mengatasinya!

Kevi Laras , Jurnalis-Jum'at, 16 Juni 2023 |07:30 WIB
 Polusi Udara Jakarta Picu Batuk dan Pilek pada Anak, Ini 7 Tips Dokter untuk Mengatasinya!
Polusi udara (Foto: Anadolu)
A
A
A

KASUS batuk dan pilek disebut beberapa ahli kesehatan cukup meningkat, di tengah polusi udara Jakarta yang kian parah. Meskipun belum ada data pasti berapa jumlahnya, Dokter Anak membagikan tips bagaimana cara mengatasi anak yang batuk dan pilek di rumah.

Menurut dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp. A, Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak RS Pondok Indah, ada 7 langkah yang bisa dilakukan para orangtua, hal terpenting ialah biarkan anak beristirahat.

 anak batuk pilek

"Pastikan anak tetap mendapatkan istirahat penuh di rumah saat mengalami batuk dan pilek agar tubuhnya bisa melawan virus maupun zat berbahaya lainnya dengan baik. Sebaiknya, anak tidak berinteraksi dengan orang sedang sakit untuk mencegah terjadinya perburukan," imbuh dr Cynthia.

Nah, berikut 7 tips untuk mengatasi batuk dan pilek anak,

1. Cukupi cairan tubuh, menurutnya saat anak sakit, mencukupi cairan tubuh anak bisa mempercepat proses penyembuhan. Dengan minum air yang cukup, saluran napas menjadi tidak kering dan lendir menjadi encer sehingga mudah untuk dikeluarkan.

2. Makan dan Minum hangat, mengonsumsi sesuatu yang hangat untuk anak sedang batuk dan pilek, katanya dapat membantu melegakan gejala yang timbul.

3. Istirahat cukup, dikatakan bisa meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan mikroorganisme, terutama virus dan bakteri. Tidur juga mempercepat pemulihan dan perbaikan sel-sel tubuh yang rusak.

4. Konsumsi madu, ternyata bermanfaat bagi anak yang batuk dan pilek karena memiliki kandungan antibakteri, sehingga mampu melawan infeksi penyebab batuk. Cukup berikan satu sendok makan saja untuk anak-anak dengan usia di atas 1 tahun.

 BACA JUGA:

5. Posisi tidur yang nyaman, pada anak sedang sakit diperhatikan dengan bantal ekstra di bagian kepala anak agar saluran udara lebih terbuka sehingga lendir dapat berkurang. Hindari posisi tidur telentang karena membuat lendir menumpuk di tenggorokan dan mengganggu pernapasan anak.

 BACA JUGA:

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement