Petugas keamanan meminta ayah Shunghla untuk merekam pesan yang menguatkan dalam bahasa asli mereka untuk dibagikan ke seluruh area pencarian.
"Area pencarian tersebut sangat curam, terjal, dan terpencil, dengan hutan lebat dan semak belukar yang dilintasi oleh Sungai Cle Elum yang berarus deras," kata juru bicara Sheriff setempat.
Shunghla ditemukan oleh dua relawan SAR pada Senin 11 Juni 2023 sekitar pukul 15.00 dalam kondisi baik, meski ada luka-luka kecil di tubuhnya. Lokasi penemuannya sekitar 2,4 kilometer di sebelah selatan lokasi terakhir kali ia terlihat.
"Saya mencoba tidur di malam hari, dan ketika saya bangun pagi-pagi sekali, saya berharap bisa menemukan ayah dan ibu saya di hutan," kata Shunghla menceritakan pengalaman bertahan hidup di hutan.

Shunghla turun melalui hutan yang lebat dan menghabiskan malam yang dingin di antara pepohonan. Dia menyadari bahwa mengikuti aliran sungai adalah langkah yang tepat.
“Keberhasilannya membuktikan bahwa dia adalah seorang gadis berusia 10 tahun yang luar biasa cerdas dan tangguh," ungkap kantor keamanan.
Tim penyelamat memasukkan Shunghla ke dalam perahu penyelamat yang dan menyeberanginya melintasi sungai untuk dipertemukan dengan ayahnya.
(Salman Mardira)