MENGUAK mitos-mitos seputar dinosaurus, hewan purba raksasa yang diyakini pernah hidup di bumi pada zaman Mesozoikum. Manusia diyakini tidak pernah melihat langsung dinosaurus karena masa itu bumi belum ada manusia.
Menurut penelitian, dinosaurus hidup sekitar 230 juta tahun yang lalu. Para peneliti menggambarkan dinosaurus sebagai reptil raksasa menyeramkan dengan berbagai spesies.
Cerita dinosaurus terungkap lewat fosil-fosil yang diteliti oleh ilmuwan kemudian diceritakan dalam buku-buku dan film salah satunya “Jurassic Park”.
BACA JUGA:
Namun ada beragam mitos seputar dinosaurus yang beredar di masyarakat dan diakui tidak benar. Berikut 8 di antaranya :
Dinosaurus Reptil Pertama di Bumi
Ternyata dinosaurus bukanlah reptil pertama yang hidup di bumi. Menurut Steve Parker dalam bukunya yang berjudul "100 Pengetahuan Dinosaurus" menyebutkan bahwa dinosaurus sudah hidup sampai 65 juta tahun hingga 230 juta tahun yang lalu.

Hylonomus adalah reptil pertama yang menjadi nenek moyang dinosaurus. Diperkirakan hewan amfibi ini sudah hidup 300 juta tahun yang lalu.
Bahkan 270 tahun sebelum dinosaurus muncul, hiduplah dimetrodon. Reptil ini menyerupai dinosaurus, tetapi bukan dinosaurus.
BACA JUGA:
Tidak Mengurus Telur-telurnya
Dinosaurus digambarkan sebagai hewan yang jahat. Bahkan, indukan dinosaurus sendiri suka menelantarkan telur-telurnya. Kenyataannya tidak seperti itu, peneliti pernah menemukan fosil dinosaurus dengan bentuk yang tidak biasa.
Fosil dinosaurus ditemukan di Kota Ganzhou di Provinsi Jiangxi, Tiongkok selatan. Peneliti mengatakan fosil tersebut milik dinosaurus oviraptorosaurus. Dinosaurus itu mati dalam keadaan sedang mengerami telurnya.
Suara Asli Dinosaurus
Dalam film “Jurassic Park” terlihat dinosaurus mengaum dengan suara keras seperti binatang buas. Padahal, berdasarkan temuan fosil tidak didapati komponen suara seperti syrinx dan larynx pada dinosaurus.
Suara dinosaurus yang banyak orang kenal selama ini diadaptasi dari suara buaya, kerabat dekat dinosaurus.
Dinosaurus Bersisik
Meski memiliki hubungan kekerabatan dengan buaya, bukan berarti semua dinosaurus bersisik. Anggapan penemuan dinosaurus bersisik itu terlontar setelah peneliti menemukan fosil Hadrosaurus dan Borealopelta.
Kebenaran terungkap pada tahun 1997 setelah peneliti menemukan fosil Sinosauropteryx di Tiongkok. Sinosauropteryx memiliki bulu kecoklatan pada bagian wajahnya.
Dinosaurus Punah karena Meteor
Dinosaurus punah karena bumi dihantam meteor tidak benar. Jatuhnya meteor dan asteroid merupakan bencana bagi ekosistem. Tetapi tidak langsung sekaligus memusnahkan dinosaurus. Hewan ini punah karena efek yang ditimbulkan pasca jatuhnya meteor dan asteroid.
Hidup di Wilayah Tropis
Dinosaurus sejatinya tidak hanya mendiami wilayah tropis saja. Beberapa dinosaurus mampu hidup di wilayah sangat dingin di Kutub Utara.
Penambang minyak menemukan fosil dinosaurus di Kutub tahun 1950 an. Peneliti menganalisis bahwa fosil tersebut milik ornithomimosaur, deinonychosaurs, dan tyrannosaurus.
Warna Coklat, Hijau, dan Kelabu Mendominasi Tubuh Dinosaurus
Dinosaurus digambarkan sebagai hewan purba yang tubuhnya didominasi oleh warna coklat, hijau, atau kelabu.
Nyatanya dinosaurus juga memiliki warna-warna cerah seperti kemerahan, warna seperti wortel, atau warna mirip jahe. Misalnya Sinosauropteryx , dinosaurus ini berwarna coklat kemerahan hingga kuning.
Berdarah Dingin atau Panas
Banyak sekali perdebatan mengenai dinosaurus berdarah dingin atau berdarah panas. Namun berdasarkan jurnal Science Amerika, dinosaurus
memiliki metabolisme diantara panas dan dingin. Ada kalanya dinosaurus bergantung pada metabolisme panas dan sebaliknya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.