KOMISI Warisan dan Sejarah Arab Saudi menemukan sebuah prasasti Arab kuno di Gunung Al-Haqqan, kawasan budaya Hima wilayah Najran di selatan Arab Saudi. Menurut catatan, itu merupakan prasasti tertua keenam yang ditemukan.
Ka’b bin Amr bin Abd Manat, seorang saudagar Arab awalnya mencatat prasasti tersebut berasal dari sekitar tahun 380, atau sebelum menyebar pengaruh Islam di Arab.
Ia menemukan prasasti tersebut saat melakukan perjalanan ke rumahnya di barat laut Jazirah Arab.
BACA JUGA:
Abd Manat mencatat dan menyegel prasasti Arab dengan tanggal pelaksanaannya menurut penanggalan Nabataean, dengan menggunakan metode lambang Nabataean dengan nilai numerik.
Melansir dari Arab News, Kamis (8/6/2023), Komisi Warisan dan Sejarah Arab Saudi mengatakan bahwa penemuan prasasti di Al-Haqqan merupakan tambahan sejarah yang berharga untuk daftar tulisan Arab awal sebelum Islam.
BACA JUGA:
Prasasti Al-Haqqan juga menampilkan tahapan penting dalam perkembangan tulisan Arab.
Beberapa prasasti di seluruh Kerajaan Saudi mendahului prasasti Al-Haqqan, termasuk tiga di kegubernuran AlUla dan satu lagi di Najran, serta lainnya di Jouf dan Tabuk.
Penemuan tersebut merupakan bagian dari upaya komisi untuk menemukan warisan dari berbagai wilayah Saudi, serta melestarikan kawasan lindung.
Komisi juga berupaya memanfaatkan barang antik dan warisan nasional sebagai sumber daya budaya dan ekonomi yang penting dalam Strategi Nasional Kebudayaan Visi Kerajaan 2030.

Dengan beberapa prasasti kuno dan gundukan kuburan, kawasan budaya Hima adalah salah satu museum terbuka terbesar di dunia. Daerah ini terdaftar dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO dan merupakan salah satu situs arkeologi terpenting di wilayah Najran.
Itu membentang seluas sekitar 557 km, dan termasuk gua dan gunung yang berisi seni cadas dan ribuan prasasti.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.