Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Hari Lansia Nasional, Diperingati Setiap 29 Mei Berkat Andil Radjiman Wedyodiningrat

Hantoro , Jurnalis-Sabtu, 27 Mei 2023 |08:32 WIB
Sejarah Hari Lansia Nasional, Diperingati Setiap 29 Mei Berkat Andil Radjiman Wedyodiningrat
Ilustrasi Hari Lansia Nasional 2023. (Foto: Istimewa/Instagram @kementerianbumn)
A
A
A

PUBLIK Indonesia memperingati Hari Lansia Nasional setiap tanggal 29 Mei. Tahun ini peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) mengusung tema "Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat". Acara puncaknya akan digelar di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, pada 29 Mei 2023.

Peringatan Hari Lansia Nasional merupakan upaya mengangkat derajat lansia sebagai potensi bagi negara dan bukan sebagai beban. HLUN diharapkan mampu menjadi pengingat bahwa negara dan masyarakat Indonesia hadir memberikan perhatian kepada lanjut usia yang dalam beberapa kasus termarginalkan.

Ilustrasi Hari Lansia Nasional. (Foto: Kemenkes)

Penetapan Hari Lansia Nasional ternyata memiliki sejarah yang menarik diketahui. Hari Lanjut Usia Nasional diperingati atas dasar situasi dan kondisi sejarah ketika itu.

Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat didaulat oleh peserta sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menjadi pimpinan sidang. 

Hal ini dikarenakan Radjiman Wedyodiningrat memiliki pemikiran cemerlang. Selain itu, dirinya juga merupakan anggota paling sepuh pada 29 Mei 1945. Demikian dilansir dari laman Kementerian Sosial

Tanggal tersebut dicetuskan kembali dan dicanangkan pada 29 Mei 1996 di Kota Semarang, Jawa Tengah, sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) oleh Presiden Soeharto. Hal ini dilakukan sebagai penghormatan atas jasa, pemikiran, dan kebijakan Dr KRT Radjiman Widiodiningrat.

Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat lahir pada 21 April 1879 di Desa Melati, Kampung Glondongan, Kota Yogyakarta. Ibunya berdarah Gorontalo.

Sejak kecil Radjiman Wedyodiningrat dididik untuk memiliki jiwa yang bersahaja, suka bekerja keras, tabah, dan kesatria. Demikian dilansir dari laman IKPNI.

Radjiman Wedyodiningrat selain seorang dokter juga merupakan salah satu tokoh pemikir pembentukan bangsa Indonesia. Dalam perjuangannya, ia lebih dikenal sebagai ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, karena menjadi salah satu peletak dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement