Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Gelar Bangsawan atau Marga dalam Suku Bugis

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Senin, 22 Mei 2023 |10:00 WIB
Mengenal Gelar Bangsawan atau Marga dalam Suku Bugis
Rumah Adat Bugis 'Saoraja Aliri Mpero' di Pontianak (Foto: ANTARA)
A
A
A

SUKU Bugis di Sulawesi Selatan dan sekitarnya memiliki gelar atau marga dalam sistem kebudayaan mereka. Marga menjadi identitas atau pengenal dari keluarga mana seseorang berasal.

Suku Bugis memiliki aneka ragam budaya, tradisi, hingga gelar atau marga. Marga atau gelar diberikan kepada seseorang atau orang tua ke anaknya melalui beberapa tingkat dan masa.

Berikut marga-marga dalam suku Bugis

 BACA JUGA:

1. 'La' dan 'We'

Marga areng dondo-dondo bermakna nama topeng. Saat anak masih kecil dan belum diberi nama, mereka akan disebut sebagai Areng Dondo-Dondo. Nama ini diberikan sebagai nama topeng atau lucu-lucuan demi melindungi sang anak dari orang lain yang hendak mencelakainya.

Setelah diberi nama, lazimnya orang Bugis akan menambahkan kata La di depan nama anak laki-laki, dan I atau We di depan nama anak perempuan. Contohnya, La Baco, La Mappa, La Tinulu, I Becce, I Halimah, dan sebagainya.

2. Daeng

Marga Areng Paddaengang berarti nama gelar menggunakan daeng. Seorang anak yang sudah dianggap dewasa di suku Bugi umumnya akan diberi nama tua atau marga yang di dalam bahasa Makassar disebut dengan Areng Paddaengang, terutama bagi yang berasal dari golongan bangsawan.

Setelah mendapatkan nama tua atau Areng Paddaengang, anak tersebut tidak boleh lagi disebut sebagai Areng ri Kale atau nama diri sendiri. Pemberian marga daeng ini menjadi keharusan adat bagi orang Suku Bugis yang sudah dewasa.

3. Karaeng

Marga atau gelar Karaeng memiliki arti raja di suatu daerah atau kerajaan kecil di dalam wilayah Kerajaan Gowa. Gelar atau marga ini hanya akan diberikan kepada para raja saja.

Khusus bagi anak-anak raja Gowa atau calon raja Gowa, menurut adat istiadat setempat sebelum naik takhta mereka akan lebih dulu menjadi karaeng atau raja di salah satu negeri yang termasuk dalam wilayah Kerajaan Gowa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement