Disebutkan lebih lanjut, setengah dari pria dan wanita yang tidak ingin menikah merasa diri mereka sulit berempati dengan lawan jenis. Sebanyak 40 persen koresponden survei, menganggap satu sama lain sebagai orang yang tidak bertanggung jawab. Sementara kelompok pria yang sama, sebanyak 50 persen di antaranya menganggap wanita sebagai sosok yang arogan atau sok.
Pada sisi lain, ini bisa menambah kekhawatiran masyarakat tentang masa depan generasi muda Korea Selatan. Mengingat saat ini Korea Selatan terus mengalami penurunan angka kelahiran.
Gallup Korea menyebut, orang yang menikah memiliki pandangan yang lebih baik terhadap lawan jenis daripada orang yang tidak menikah, dengan pria dan wanita memandang satu sama lain sebagai pribadi yang bertanggung jawab sekitar 70 persen, orang yang kompeten sekitar 60 persen dan individu jujur sekitar 40 persen.
“Namun memang, tidak jelas apakah orang yang sudah menikah memandang lawan jenis secara positif itu di waktu sebelum menikah atau pandangannya berubah setelah hidup bersama,” pernyataan dari Gallup Korea.