Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Talasemia Bisa Diwariskan dari Orang Tua, Dokter Anak: Pentingnya Skrining Sejak Dini

Kevi Laras , Jurnalis-Minggu, 14 Mei 2023 |16:15 WIB
Talasemia Bisa Diwariskan dari Orang Tua, Dokter Anak: Pentingnya Skrining Sejak Dini
Ilustrasi (Foto: Freepik)
A
A
A

TAHUKAH Anda kalau penyakit Talasemia ternyata merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang bisa diturunkan dari orangtua kepada anak?

Ya, talasemia sayangnya memang salah satu penyakit bersifat genetik, artinya anak bisa mendapatkan secara alami dari kedua orangtuanya yang mengidap penyakit satu ini. Inilah kenapa, seperti diungkap dr Pustika Lia, Dokter Spesialis Anak, pentingnya untuk mendeteksi talasemia pada anak dengan skrining dini.

"Sebaiknya skrining itu dilakukan di usia dini, anak sekolah misalnya masuk SMP atau SMA, seperti halnya pemerintah mewajibkan imunisasi,” ujar dr. Pustika kala ditemui dalam acara Jalan Sehat Peringati Hari Thalassemia di Jakarta, Minggu (14/5/2023)

(Foto: MPI/ Kevi) 

 BACA JUGA:

“Skrining bisa memutus mata rantai, ini bukan penyakit menular tapi penyakit yang diturunkan (oleh) orang tua),” sambungnya.

Apalagi, dalam kebanyakan kasus umumnya para pengidap talasemia terlihat normal atau biasa-biasa saja seperti orang normal yang tidak sakit.

"Memang (Pasien) terlihat normal, kecuali dia periksa darah. Di Indonesia ini tinggi angkanya 10 dari 100 orang Indonesia merupakan pembawa, “ jelas dr. Pustika lagi.

Penyakit Talasemia atau bernama Thalassemia ini, dalam pengobatannya sebagian besar memang ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Namun, dr Pustika mengingatkan tanggungannya terbatas, karena semakin dewasa pasien memungkinkan butuh obat lebih banyak.

 "Semua pasien, BPJS Kesehatan yang tanggung, tapi ada limitnya. Sehingga untuk pasien sudah dewasa yang butuh banyak obat itu, agak sulit mendapatkan obatnya secara penuh.

Faktor ini yang sangat harus diperhatikan lebih, karena bertambah dewasa maka pasien seperti diungkap dr. Pustika zat besinya di dalam tubuh akan semakin tinggi dan itu harus dikeluarkan dengan menggunakan obat.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Arif Rahman Sadad, Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSCM mengatakan angka kasus talasemia terus meningkat setiap tahunnya.

"Pada prinsipnya, penyakit Thalassemia ini semakin hari semakin banyak angka penderitanya. Di Indonesia ada 11 ribu kasus saat ini," pungkas dr. Arif

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement