ADA kabar baik bagi penggemar setia franchise film Film Fast and Furious. Kabar bahagia ini datang dari satu perusahaan asuransi, Finance Buzz yang memberikan tawaran menarik.
Mengutip laporan Carscoops dan Roadandtrack, Kamis (11/5/2023) perusahaan asuransi tersebut menawarkan penawaran menarik bagi siapapun, terutama para penggemar film Fast and Furious yang berani menonton semua film franchise Fast and Furious.
Tentu saja bukan hanya sekedar menyelesaikan lengkap film yang dibintangi Vin Diesel, Paul Walker dan Michelle Rodriguez tersebut. Tapi, Finance Buzz bersedia memberikan hadiah uang sebesar USD1000 atau setara Rp14,6 juta bagi mereka yang mau menonton semua film franchise Fast and Furious, dengan catatan harus mencermati seluruh adegan tabrakan mobil yang terjadi di film.

Usai menyaksikan seluruh film Fast and Furious pertama yang dirilis pada 2001 hingga yang Fast 9 yang sudah tayang pada 2021 tersebut, nanti para peserta yang terpilih harus melaporkan segala jenis tabrakan, potensi kerusakan, dan menghitung berapa besar jumlah uang yang harus ditanggung oleh perusahaan asuransi atas kecelakaan mobil tersebut.
BACA JUGA:
"Perusahaaan itu juga mau memberikan uang tambahan USD100 (Rp1,4 jutaan) per hari untuk mengganti biaya streaming film dan konsumsi harian," dikutip dari Carscoops.
Hasil analisa dari para penonton, kemudian akan dianalisa oleh Finance Buzz. Direncanakan penelitian itu akan mengupas tentang implikasi asurasi dari gaya berkendara ala Dominic Toretto dan kawan-kawan di film terkenal tersebut.
Nah, bagi yang tertarik bisa mencoba selama berusia di atas 18 tahun ke situs resmi Finance Buzz. Permohonan paling lama ditunggu hinggfa 19 Mei 2023, dan peserta yang terpilih nantinya akan diumumkan pada 26 Mei 2023.

Sebagai informasi, dalam perjalanan produksinya, merujuk keterangan penasehat teknis film Fast and Furious, Craig Lieberman, film Fast and Furious sendiri diketahui sudah menghancurkan lebih dari 1.400 unit mobil.
Bahkan setiap pemeran film Fast and Furious dilengkapi enam mobil cadangan yang desainnya sama. Jadi ketika mobil sudah rusak langsung digantikan dengan mobil lain yang telah disiapkan sebelumnya.
"Setiap adegan membutuhkan mobil sebanyak enam unit hanya untuk adegan tabrakan," jelas Craig Lieberman.
(Rizky Pradita Ananda)