Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wabah Demam Babi Afrika Terdeteksi di Kepulauan Riau, Bahayakah Buat Manusia?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 10 Mei 2023 |16:49 WIB
 Wabah Demam Babi Afrika Terdeteksi di Kepulauan Riau, Bahayakah Buat Manusia?
Babi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

WOAH juga menerangkan bahwa virus ASF sangat resisten terhadap lingkungan. Artinya, virus ASF dapat bertahan hidup di pakaian, sepatu bot, roda, dan bahan lainnya. Itu juga bisa bertahan di berbagai produk daging babi, seperti ham, sosis, atau bacon.

"Oleh karena itu, perilaku manusia dapat memainkan peran penting dalam menyebarkan penyakit babi lintas batas jika tindakan yang memadai tidak dilakukan," ungkap laporan WOAH.

Penyelidikan sedang dilakukan setelah penyakit ASF terdeteksi oleh Badan Pangan Singapura pada babi impor.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement