Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jumlah Test Covid-19 di Laboratorium Klinik Menurun Usai WHO Cabut Status Pandemi

Raden Yusuf Nayamenggala , Jurnalis-Senin, 08 Mei 2023 |04:00 WIB
Jumlah Test Covid-19 di Laboratorium Klinik Menurun Usai WHO Cabut Status Pandemi
Laboratorium sepi usai WHO cabut status darurat Covid-19. (foto: Shutterstock)
A
A
A

Hal itu lantaran pengalaman di masa pandemi, seperti halnya penyakit komorbid yang berbahaya yakni diabetes melitus dan hipertensi.

"Awarness masyarakat seharusnya lebih meningkat saat ini, jadi kalau dulu orang mau medical check up itu ogah-ogahan yah, tapi sekarang kan ingat waktu pandemi Covid-19 kalau kita punya komorbid bisa lebih bahaya,kita sih berharap bahwa awareness itu tetap ada untuk kesehatan di masyarakat setelah pandemi," ucapnya.

Namun, ditengah penurunan kunjungan masyarakat yang melakukan pemeriksaan COVID-19, terjadi peningkatan kunjungan untuk pemeriksaan Diabetes Melitus. Hal itu menjadi bukti kesadaran masyarakat akan penyakit diabetes melitus cukup tinggi.

"Yang mulai naik itu pemeriksaan diabetes melitus, cukup signifikan, Prodia itu dari awal kan pada saat pandemi Covid-19 2020 dan 2021 kita sudah fokus untuk pemeriksaan non covid atau penyerta Long Covid, karena kita tahu cepat atau lambat pasti turun covid itu, jadi kita fokus pada pemeriksaan non covid, tapi kalau pemeriksaan Covid-19 sih kita tetap sediakan," jelas Indri.

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement