Kendati begitu, ada alasan rasional yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Yakni, saat ada orang yang terbawa ombak di lautan, dan hilang lantaran susah ditemukan.
Tentu kejadian itu bukan kesalahan Nyi Roro Kidul, yang kerap dijadikan kambing hitam. Ini lantaran air laut tampak berwarna biru, dasar laut yang berisikan beragam benda, seperti pasir, karang, dan rumput laut, ketika terpapar sinar matahari, warna air laut pun jadi terlihat keruh, bahkan sedikit kehijauan.
Melansir dari laman resmi Pusat Riset Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Widodo Pranowo peneliti madya Bidang Oseanografi Terapan memaparkan bahwa pakaian berwarna hijau akan menyatu dengan warna air laut, sehingga akan lebih sulit dicari dibandingkan mengenakan pakaian berwarna cerah seperti jingga atau merah muda.

Yang lebih menjadi perhatian, saat berkunjung di bulan Juni yakni awal dari musim angin tenggara.
Di mana angin dingin dan kering dari Australia bergerak menuju Indonesia ke arah Barat Laut yang memunculkan arus yang mematikan yang biasa disebut Rest in Peace (RIP) Current.
Angin yang bergerak dari benua kanguru tersebut memunculkan dua fenomena berupa gelombang menjalar mengarah tegak lurus ke pantai dan umbulan massa air laut dari lapisan dalam menuju ke lapisan permukaan yang dikenal sebagai upwelling.