Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Festival Daging Anjing di China yang Sarat Kontroversi, Dibantai lalu Disantap Beramai-ramai

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Rabu, 26 April 2023 |06:02 WIB
5 Fakta Festival Daging Anjing di China yang Sarat Kontroversi, Dibantai lalu Disantap Beramai-ramai
Anjing dibunuh dan dikonsumsi dalam Festival Daging Anjing Yulin di China (Foto: animalaustralia.org)
A
A
A

SETIAP negara memiliki festival unik sendiri-sendiri. Tak jarang festival unik tersebut membuat penasaran para wisatawan mancanegara (wisman).

Namun, tak sedikit pula yang mengecam suatu festival lantaran alasan tertentu. Salah satunya yang dikecam adalah Festival Daging Anjing Yulin.

Festival yang merupakan tradisi turun-temurun tersebut sempat dikecam sebab saat pandemi Covid-19 sedang mewabah banyak warga China yang antusias menyambutnya.

Dalam festival yang diselenggarakan setiap bulan Juni itu setidaknya terdapat lebih dari 10.000 ekor anjing yang dibunuh dan dagingnya dikonsumsi.

Meski banyak mendapatkan kritikan, festival ini memiliki beberapa fakta menarik yang perlu diketahui sebelum melihatnya secara langsung. Berikut 5 fakta festival daging anjing Yulin sebagaimana dikutip dari laman The Independent;

1. Eksis sejak 2009

Perlu diketahui, festival daging anjing di kota Yulin ini pertama kali digelar pada 2009. Kala itu festival ini dianggap sebagai hal yang lumrah, sebab daging anjing sudah dikonsumsi selama ribuan tahun di China.

Infografis Tradisi Sumba Barat

Dikenal dengan Yulin Dog Festival, acara ini dibuat untuk merayakan konsumsi daging anjing dan dianggap sebagai festival tradisi budaya yang unik di China. Tak hanya itu, banyak orang percaya bahwa daging anjing memiliki banyak manfaat kesehatan.

2. Ribuan anjing dibunuh dan dikonsumsi

Dalam festival ini lebih dari 10.000 anjing dibantai. Menurut data yang ada, setidaknya 30 persen penduduk Kota Yulin mengonsumsi daging anjing sebagai makanan sehari-hari.

Bahkan terdapat lebih dari 15.000 ekor anjing yang dibawa ke Yulin untuk diambil dagingnya dalam festival ini. Sebelum disembelih ribuan anjing diletakkan dalam kandang kecil yang kotor.

3. Banjir kecaman

Festival satu ini juga penuh kontroversi. Pasalnya, orang-orang yang turut serta merayakan festival ini tahu bahwa mereka dikecam dan menuai kritik dari banyak orang. Oleh sebab itu, para aktivis dari luar negeri dilarang masuk ke Yulin jelang festival ini berlangsung.

Bahkan, menurut para aktivis yang mencoba menghentikan festival ini mereka kerap kali dihentikan oleh polisi setempat. Hingga salah satu aktivis menyebutkan bahwa ia pernah dilarang masuk ke pasar Dashichang selaku pasar terbesar di Yulin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement