TERDAPAT 4 tradisi paling mengerikan di India yang mungkin tak banyak orang tahu. Tradisi tersebut ternyata sudah diwariskan secara turun-temurun.
Tidak hanya di Indonesia saja yang memiliki banyak tradisi unik berdasarkan kepercayaan masing. India negeri bertaburan bintang Bollywood juga memiliki beragam tradisi unik yang membuat orang awam geleng-geleng kepala.
Tentu saja setiap negara memiliki tradisi yang dilahirkan dari kebudayaan. Meski terdengar ekstrem, tradisi tersebut tetap diwariskan hingga anak cucu mereka.
Berikut 4 tradisi paling mengerikan di India seperti dilansir dari laman Times of India;
1. Melubangi hidung
Setiap daerah, suku dan negara tentu memiliki definisi cantiknya masing-masing pada wanitanya. Salah satu suku India yang terkenal karena kecantikannya adalah Suku Apatani.
(Foto: youngishtan.in)
Suku ini terkenal melahirkan perempuan-perempuan cantik hingga akhirnya membuat suku lain cemburu dan ingin seperti mereka. Akibatnya terjadilah peperangan antara suku karena memperebutkan kecantikan.
Untuk melindungi diri dari suku lain, suku Apatani memilih untuk melubangi hidung mereka dan menyumpalnya dengan kayu.
Apa yang mereka lakukan itu semata-mata untuk membuat suku lain tidak tertarik kepada mereka. Tahun 1970, pemerintah India mulai melayang suku Apatani melakukan hal tersebut.
(Foto: youngishtan.in)
2. Melempar bayi
Tradisi melempar bayi menjadi tradisi sangat menakutkan di India tepatnya di Maharashtra dan Karnataka.
Warga daerah Maharashtra dan Karnataka mempercayai bayi yang terlibat dalam tradisi itu akan memiliki hidup yang baik, sehat dan makmur.
Tradisi pertama dilakukan dengan sang ayah bayi membawa bayinya menaiki candi setinggi 10-15 meter. Kemudian orang-orang di bawah akan berkumpul dan membawa selimut untuk menangkap si bayi. Setelah dilempar bayi akan segera diserahkan kembali kepada ibunya
3. Dhinga Gavar di Jodhpur
Dhinga Gavar menjadi festival terkenal di India, sekiranya di 11 lokasi di kota Jodhpur yang digunakan untuk merayakan transisi ini sebelum matahari terbenam.
Pada festival tersebut, patung Dhinga Gavar permaisuri dewa Siwa akan dikumpulkan di sajikan ganja dan buah kering.
Pada malam hari, para wanita akan mengenakan pakaian khusus dan melakukan parade. Ketika ada pria yang mendekati wanita-wanita itu para wanita tak segan memukulnya dengan tongkat.
(Foto: The Star)
4. Membunuh orangtua
Tradisi membunuh orangtua di keluarga sendiri ini dinamakan Thalaikoothal. Kemiskinan menjadi faktor utama untuk melakukan tradisi tersebut.
Dalam menjalankan tradisi Thalaikoothal, orangtua akan diminta mandi menggunakan minyak kental sebelum terbit fajar.
Setelahnya mereka akan minum air kelapa tua dingin. Reaksi dari ritual itu sendiri akan berdampak kematian pada mereka. Sungguh ngeri dan keji bukan?
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.