4. Kebanyakan makan karbohidrat: Makanan dengan karbohidrat menyebabkan fluktuasi gula darah. Alih-alih makanan tinggi karbohidrat, disarankan memilih makanan kaya serat yang bantu perut merasa kenyang lebih lama. Pola makan seperti itu tidak hanya membantu mengatur kadar gula darah tetapi juga menghindari masalah pencernaan seperti sembelit.
5. Stres tingkat tinggi: Stress bisa meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh, hormon yang sudah terbukti meningkatkan rasa lapar dan membuat seseorang mengidam makanan.
6. Kondisi medis lainnya: Rasa lapar yang berlebihan walau sudah makan teratur, bisa juga menjadi gejala dari kondisi medis seperti depresi, kecemasan dan sindrom pramenstruasi. Namun, dalam hal ini, nafsu makan yang meningkat hanya akan menjadi salah satu indikatornya saja karena banyak faktor yang harus diperhitungkan.
(Rizky Pradita Ananda)