Walau pertumbuhan penduduk tinggi setiap tahunnya. Tetapi, pertumbuhan jumlah kendaraan lebih besar mencapai 7,51% setiap tahun. Tidak heran kenapa Bogor disebut Kota Seribu Angkot.
Banyaknya angkot di Kota Bogor sangat tidak efisien. Dalam satu trayek dapat dilalui oleh empat jenis angkot. Pertumbuhan angkot di Kota Bogor dapat menyebabkan kemacetan.

Pemerintah ingin menghapus citra Bogor sebagai Kota Seribu Angkot dengan menata ulang transportasi umum. Pada tahun 2021, sekitar 147 unit angkot dihentikan operasinya karena sudah tidak layak.
Meski begitu pemerintah menggantinya dengan 49 unik BusKita atau Bus TransPakuan. Peluncuran BusKita merupakan layanan transportasi umum berbasis Bus Rapid Transit (BRT). Terdapat 6 koridor transit bus di Kota Bogor.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.