Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Anak yang Tidur Siang Terlalu Sore, Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 19 April 2023 |11:00 WIB
Benarkah Anak yang Tidur Siang Terlalu Sore, Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang?
Ilustrasi anak tidur. (foto: Freepik)
A
A
A

SEMAKIN bertambah usia, anak sulit untuk diajak tidur siang. Namun saat sore hari, ia malah ingin tidur. Ini membuat orang tua cukup pusing. Bagaimana tidak, saat anak memutuskan tidur sore, ia akan tidur malam terlalu larut.

Namun jika tidak diizinkan tidur saat tubuhnya lelah di sore hari, anak akan rewel hingga waktu tidur malam. Apakah yang sebaiknya dilakukan?

Orang tua seringkali pusing jika anak sering tidur terlalu larut. Apalagi kurang tidur pada anak memang bisa menganggu tumbuh kembang anak, sehingga perkembangan anak berjalan kurang optimal.

 Anak tidur siang terlalu sore

Apalagi jika Anda sudah berusaha menciptakan suasana tidur setiap malam dengan mematikan lampu sesuai jadwal, tidak sibuk bermain gadget ataupun menonton televisi, tapi anak masih saja sulit tidur. Mungkin Anda melewatkan satu hal, yakni jam tidur siang anak.

Dijelaskan oleh Dokter Spesialis Anak, Dr. Kanya Ayu Paramastri, SpA, jika anak masih sulit diajak tidur di malam hari biasanya pemicunya adalah karena sang anak tidur siang di jam yang terlambat, alias tidur siang yang terlalu sore. Oleh karena itu, jangan biarkan anak tidur siang terlalu sore.

“Anak jam 10 masih belum ngantuk, coba lihat tidur siang anak itu jam berapa. Seringkali orang tua itu buat tidur siang anak kesorean, contohnya jam 4 sore baru tidur. Padahal paling telat, jam setengah 5 atau pukul 5 sore lah anak itu terakhir melek dari tidur siang. Paling lambat bangunnya jam segitu,” jelas Dr. Kanya Ayu.

Harus ada perhitungan hingga pukul 5 sore jadi jam maksimal anak sudah harus bangun dari tidur siangnya. Tujuannya agar anak punya rentang waktu selama dua hingga tiga jam ke depan untuk beraktivitas dan sudah mulai bisa mengantuk kembali sehingga bisa tidur malam tepat waktu.

Dokter Kanya menjelaskan lebih lanjut, orangtua harus berhati-hati jika anak sampai tidur larut malam lalu deep sleep-nya tidak tercapai. Pasalnya, hal ini berpengaruh pada banyak aspek, mulai dari hormone pertumbuhan, berat badan, tinggi badan, sampai ukuran otak.

 

“Efeknya, deep sleep enggak tercapai itu hormone pertumbuhannya enggak jalan, menganggu restirasti, regenerasi, perbaikan jumlah sel, ukuran otak yang ekuivalen dengan IQ itu semua enggak bisa berjalan dengan baik. Sama saja kayak orang dewasa, jam 11 malam itu mestinya sudah masuk ke deep sleep,” pungkasnya.

(Vivin Lizetha)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement