Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Hewan di Dunia yang Tidak Pernah Tua, Awet Terus Sepanjang Hayat

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Minggu, 16 April 2023 |18:00 WIB
3 Hewan di Dunia yang Tidak Pernah Tua, Awet Terus Sepanjang Hayat
Ubur-ubur. (Foto: Science)
A
A
A

ADA beberapa hewan di dunia ini diakui tidak pernah tua. Alam liar masih menyimpan berbagai keunikan yang terkadang masih belum banyak diketahui oleh khalayak umum.

Our World in Data mencatat bahwa pada Desember 2022, ada total 2,16 juta spesies hewan yang hidup di dunia. Data ini sudah mencakup seluruh jenis serangga, burung, moluska, ikan, mamalia dan sebagainya.

Namun, dari 2,16 juta spesies tersebut, ada beberapa hewan yang tidak pernah tua.

 BACA JUGA:

Penuaan merupakan penurunan fungsi normal secara bertahap. Pada tingkat sel, penuaan berarti sel telah berhenti untuk membelah sebelum akhirnya mati.

Penuaan berlaku untuk seluruh makhluk hidup. Lantas bagaimana bisa ada hewan yang tidak pernah tua?

 Ilustrasi

Kura-kura galapagos

Menurut sebuah studi, tidak semua spesies memiliki pola penurunan fungsi yang sama. Bahkan beberapa spesies memiliki daur hidup yang terbalik.

Nah, berikut 3 hewan yang tidak pernah tua sebagaimana dikutip dari Australian Academy of Science.

Ubur-ubur Turritopsis Dohrnii

Ubur-ubur Turritopsis dohrnii merupakan hewan kecil transparan yang tersebar di seluruh dunia. Dalam siklus hidupnya, ubur-ubur memiliki beberapa fase yang secara berurutan disebut telur, planula, polip, bersatu menjadi koloni, berpisah menjadi ephyra (ubur-ubur kecil), dan medusa.

Ilustrasi

Ubur-ubur 

Ubur-ubur Turritopsis dohrnii memiliki kemampuan di mana saat menghadapi tekanan lingkungan seperti kelaparan, stress, atau cedera, Ubur-ubur ini dapat kembali ke menjadi gumpalan hingga menjadi polip kembali.

Dengan kata lain, ubur-ubur ini memiliki kemampuan untuk berpindah-pindah siklus kehidupan sebagai respon lingkungan yang membuatnya tidak merasakan menjadi tua.

 BACA JUGA:

Hydra

Hydra merupakan hewan berbentuk tabung dengan mulut bercincin tentakel di salah satu ujungnya dan kaki perekat di ujung yang lainnya.

 

Hydra juga memiliki kemampuan untuk tidak mengalami penuaan. Sel-sel induk Hydra memiliki kapasitas regenerasi yang tidak terbatas. Hal itu dapat terjadi berkat sebuah gen bernama gen FoxO.

Pada induk Hydra, gen FoxO ini terus meluap. Dan saat para peneliti mencoba untuk menghentikan ekspresi gen ini, Hydra mulai menua dan tidak beregenerasi lagi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement